Connect with us

Berita

Gempa M 6,5 di Sumenep Rusak Masjid hingga Rumah, 3 Orang Dilaporkan Luka

Gempa bumi dengan magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, BNPB laporkan tiga warga terluka akibat gempa.

Logompn

Published

on

Gempa m 6,5 di sumenep rusak masjid hingga rumah, warga tertimpa reruntuhan
Gempa M 6,5 di Sumenep Rusak Masjid hingga Rumah, Warga Tertimpa Reruntuhan | Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@diluartv

MPN Indonesia 1 Oktober 2025 - Gempa bumi dengan magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa (30/9) pukul 23.49 WIB.

Mengutip informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 7,25 Lintang Selatan dan 114,22 Bujur Timur, sekitar 50 kilometer tenggara dari Kabupaten Sumenep, dengan kedalaman 11 kilometer.

“Tidak berpotensi tsunami,” tulis keterangan akun X @infoBMKG, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (1/10).

BMKG juga mencatat bahwa hingga Rabu (1/10) pagi, sudah terjadi 61 kali gempa susulan dengan magnitudo berkisar 1,9 hingga 4,4.

Rumah, Faskes, hingga Masjid Rusak Akibat Gempa

Di Kecamatan Gayam, Pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep, sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Kerusakan dilaporkan terjadi di tiga desa, yakni Desa Kalowang, Desa Gendang Barat, dan Dusun Galis.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari melaporkan data dari kaji cepat situasi yang mencatat jumlah kerusakan rumah warga.

“Hingga pukul 06.00 WIB itu sudah terdata 30 unit rumah rusak. Ini rata-rata dinding retak, dinding roboh, atau plafon atap rusak,” katanya dikutip MPN Indonesia dari unggahan Instagram @bnpb_indonesia.

Tak hanya rumah warga, kerusakan juga tercatat pada rumah ibadah di mana 3 masjid dan 1 musala dilaporkan rusak sementara fasilitas kesehatan (faskes) puskesmas terdampak rusak ringan.

Sementara itu, Abdul Muhari juga menyebut bahwa 3 warga dilaporkan luka-luka.

“Adapun data sementara untuk korban jiwa ada 3 orang korban luka saat ini sudah tertangani,” katanya.

Getaran Terasa hingga ke Lumajang

Meski titik gempa diidentifikasi di Sumenep, getarannya dirasakan cukup kuat hingga ke Kabupaten Lumajang.

Baca Juga:  Komdigi Siapkan 10 Titik Internet SATRIA-1 untuk Korban Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar

Warga yang sedang berada di warung kopi terlihat berdiri dan menjauh dari atap bangunan saat merasakan getaran.

Seorang warga Lumajang, Irfan, mengatakan ia mendengar suara keras dari atap rumah yang terbuat dari seng saat gempa terjadi.

“Terasa kencang gempanya, tadi ada suara juga kayak seng dihantam,” ujarnya.

Warga lain bernama Yanto juga menyebutkan ia sempat merasa pusing ketika berdiri dari tempat duduknya. Ia memperkirakan durasi gempa berlangsung sekitar 15 detik.

“Pusing tadi berdiri mau bilangin orang kalau ada gempa, ternyata orang-orang terasa semua dan bilang lindu (gempa), lumayan lama tadi gempanya,” katanya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending