Internasional
Ditanya Soal Greta Thunberg, Trump Sewot: Dia Pembuat Onar
Donald Trump menyebut Greta Thunberg sebagai anak nakal dan pembuat onar saat ditanya soal penahanan dan deportasi yang dilakukan oleh otoritas Israel.
MPN Indonesia 8 Oktober 2025 - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan pernyataan keras terhadap Greta Thunberg saat ditanya soal penahanan dan deportasi yang dilakukan oleh otoritas Israel.
Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump menyebut Thunberg sebagai “anak nakal” dan “pembuat onar”, menganggapnya bukan lagi sebagai aktivis lingkungan.
“Dia hanya pembuat onar (troublemaker). Dia bukan lagi pemerhati lingkungan, dan sekarang dia melakukan ini?” ujar Trump kepada wartawan, dikutip MPN Indonesia dari Times of India pada Rabu (8/10).
Lebih keras lagi, Trump bahkan menyebut Thunberg memiliki masalah untuk mengendalikan emosi dan memintanya untuk pergi ke dokter.
“Dia (Thunberg) punya masalah soal pengendalian amarah, saya pikir dia perlu ke dokter. Dia sangat marah, dia sangat gila,” katanya.
Ratusan Aktivis GSF Dideportasi Israel
Pernyataan Trump dilontarkan menyusul penahanan Thunberg dan ratusan aktivis pro-Palestina oleh Angkatan Laut Israel saat berupaya menembus blokade di Jalur Gaza melalui armada Global Sumud Flotilla (GSF).
Armada tersebut membawa puluhan kapal yang tergabung dalam misi internasional untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Namun, seluruh kapal dicegat oleh Angkatan Laut Israel dan para penumpang kapal tersebut ikut ditahan. Thunberg termasuk dari 479 aktivis yang ditangkap, dan kemudian dideportasi pada Senin (6/10).
Para aktivis yang dideportasi melaporkan adanya perlakuan buruk dari militer Israel terhadap Thunberg selama penahanan.
Thunberg disebut diseret-seret oleh petugas hingga dipaksa mencium bendera Israel.
Thunberg: Misi GSF Lahir dari Kegagalan Pemerintah
Setibanya di Athena, Thunberg disambut oleh ribuan pendukung dan langsung memberikan pernyataan tegas menentang kebijakan Israel di Gaza.
Ia menyampaikan kritik terhadap kegagalan sistem internasional dalam melindungi rakyat Palestina.
“Biarkan saya sangat jelas—ada genosida yang sedang terjadi. Sistem internasional kita mengkhianati Palestina. Mereka bahkan tidak mampu mencegah kejahatan perang terburuk terjadi,” kata Thunberg dikutip dari Al Jazeera.
Ia juga menyebut misi GSF merupakan misi yang lahir dari kegagalan pemerintah dalam memenuhi kewajibannya.
“Apa yang kami tuju dengan armada ini adalah untuk mengambil tindakan ketika pemerintah kami gagal memenuhi kewajiban hukum mereka,” tambahnya.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
