Connect with us

Internasional

Trump Minta Erdogan Bujuk Hamas untuk Akhiri Perang Gaza

Erdogan dalam pernyataan resminya menyebut Donald Trump meminta Turki untuk membujuk Hamas agar menerima rencana perdamaian untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Logompn

Published

on

Trump minta erdogan bujuk hamas untuk akhiri perang gaza
Trump Minta Erdogan Bujuk Hamas untuk Akhiri Perang Gaza | Gambar: AFP/Saul Loeb

MPN Indonesia 9 Oktober 2025 - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Turki untuk membujuk Hamas agar menerima rencana perdamaian yang diajukan untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dalam transkrip resmi yang dirilis kantornya pada Rabu (8/10).

Permintaan Trump muncul saat negosiator dari Israel dan Hamas menggelar hari ketiga negosiasi tidak langsung di kota resor Sharm El-Sheikh, Mesir.

Perundingan ini juga melibatkan pejabat tinggi dari Qatar, Turki, dan Amerika Serikat, dengan tujuan utama menghentikan perang yang terus berlangsung di wilayah Gaza.

Dikutip dari Turkish Minute, Erdogan menjelaskan bahwa komunikasi dengan Trump berlangsung dalam dua kesempatan, yakni saat kunjungan ke Amerika Serikat dan melalui sambungan telepon terakhir.

“Baik selama kunjungan kami ke Amerika Serikat maupun dalam panggilan telepon terakhir kami, kami menjelaskan kepada Trump bagaimana solusi dapat dicapai di Palestina. Beliau secara khusus meminta kami untuk bertemu dengan Hamas dan membujuk mereka,” ujar Erdogan kepada wartawan saat perjalanan pulang dari kunjungan ke Azerbaijan, Selasa malam (7/10).

Erdogan Sebut Hamas Siap Damai

Turki, yang selama ini dikenal sebagai pendukung perjuangan Palestina dan memiliki hubungan dekat dengan Hamas, secara aktif terlibat dalam upaya mediasi ini.

Erdogan juga mengungkap bahwa Hamas memberikan respons positif terhadap ajakan untuk berdamai.

“Hamas menanggapi dengan memberi tahu kami bahwa mereka siap untuk perdamaian dan negosiasi. Dengan kata lain, mereka tidak mengambil sikap yang berlawanan. Saya menganggap ini sebagai langkah yang sangat berharga. Hamas berada di depan Israel,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa komunikasi antara Turki dan Hamas masih berlangsung hingga saat ini.

“Rekan-rekan kami saat ini berada di Sharm El-Sheikh. Kami selalu berkomunikasi dengan Hamas selama proses ini. Kami masih berkomunikasi hingga saat ini,” katanya.

Baca Juga:  Imbas Dipenjara 11 Ribu Tahun, Pendiri Bursa Kripto Ditemukan Gantung Diri

Selain itu, Erdogan menyebut bahwa Turki tengah menyampaikan pandangan mengenai langkah-langkah yang dianggap paling rasional untuk mendorong kemajuan Palestina di masa depan.

“Kami sedang menjelaskan jalan yang paling masuk akal dan apa yang perlu dilakukan agar Palestina dapat bergerak maju dengan percaya diri di masa depan,” tandasnya.

(ADN/NID/RAD)

Trending