Connect with us

Teknologi

Apa Itu Biodigester? Usulan dari Ibu Negara Brasil untuk Program MBG

Ibu Negara Brasil, Janja Lula da Silva, mengusulkan penerapan teknologi biodigester sebagai bagian dari dukungan terhadap program MBG di Indonesia.

Logompn

Published

on

Apa itu biodigester usulan dari ibu negara brasil untuk program mbg
Apa Itu Biodigester Usulan dari Ibu Negara Brasil untuk Program MBG | Gambar: Instagram/@kemenkopangan.ri

MPN Indonesia 26 Oktober 2025 - Ibu Negara Brasil, Janja Lula da Silva, mengusulkan penerapan teknologi biodigester sebagai bagian dari dukungan terhadap program makan bergizi gratis (MBG) di Indonesia.

Menurut Staf Khusus Menko Pangan Bidang Kebijakan Strategis, Meizani Irmadhiany, Janja menyarankan penggunaan biodigester untuk menciptakan energi terbarukan yang dapat digunakan dalam proses memasak di dapur program MBG.

“Biodigester untuk mengembangkan energi terbarukan. Untuk memasak. Jadi school meal program atau program makanan di sekolah ini juga bisa membangkitkan teknologi dan ekosistem baru,” ujarnya kepada wartawan usai melakukan kunjungan ke SD Angkasa 05 Halim, Jakarta Timur, pada Jumat (24/10).

Apa Itu Biodigester?

Biodigester adalah sistem yang mencerna bahan organik secara biologis dengan bantuan mikroba dan bakteri, baik dalam kondisi tanpa oksigen (anaerobik) maupun dengan oksigen (aerobik).

Sistem ini tertutup, sehingga tidak menimbulkan bau, mengusir lalat dan hewan pengerat, serta meningkatkan kebersihan di fasilitas pengolahan.

Bahan-bahan yang bisa diproses menggunakan biodigester, meliputi sisa makanan, lemak, minyak, kotoran hewan, hingga limbah halaman.

Jenis biodigester yang disarankan adalah biodigester anaerobik. Sistem ini memecah bahan organik di lingkungan tanpa oksigen dan menghasilkan dua produk utama:

  • Biogas, yang sebagian besar mengandung metana dan dapat digunakan sebagai sumber energi berkelanjutan untuk memasak, listrik, dan pemanas.
  • Digestat, yaitu residu hasil pencernaan yang kaya nutrisi seperti nitrogen dan fosfor, dan dapat digunakan sebagai pupuk untuk pertanian.

Kapasitas pemrosesan biodigester tergantung pada ukurannya, semakin besar ukuran digester, semakin banyak bahan organik yang dapat diolah.

Keuntungan lainnya adalah kemudahan dalam penggunaan dan perawatannya.

Penggunaan biodigester di lokasi MBG juga berpotensi menghemat biaya dengan mengurangi kebutuhan pengangkutan sampah makanan.

Baca Juga:  Kepala BGN: Anggaran Makan Bergizi Gratis Naik Drastis, Butuh Rp28 Triliun Per Bulan

Selain efisiensi biaya, mengutip informasi dari laman Green Business Benchmark, langkah ini membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dari tempat pembuangan akhir, seperti metana dan karbon dioksida, yang berkontribusi terhadap perubahan iklim.

“Biodigester adalah ramah lingkungan dan akan mengurangi jejak karbon fasilitas secara signifikan,” bunyi keterangan dalam laman tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (25/10).

(AKM/NID/RAD)

Trending