Berita
Lima Tower Rusunawa Dirobohkan, Revitalisasi akan Dimulai Tahun Depan
Pemprov Jakarta telah membongkar lima tower Rusunawa Marunda, yakni Blok C1 hingga C5, yang berada di Cluster C, Cilincing, Jakarta Utara.
MPN Indonesia 29 Oktober 2025 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah membongkar lima tower Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, yakni Blok C1 hingga C5, yang berada di Cluster C, Cilincing, Jakarta Utara.
Pembongkaran dilakukan sejak pertengahan 2025, lebih cepat dari rencana semula yang dijadwalkan pada Maret–April 2026.
Staf Khusus Gubernur DKI Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim menyebut percepatan ini dilakukan setelah proses administrasi selesai, termasuk penghapusan aset oleh Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) dan penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
“Ini (pembongkaran) sesuai dengan prioritas Pak Gubernur Pramono Anung untuk hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” katanya saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (28/10).
Revitalisasi Dimulai 2026, Selesai 2030
Menurut Chico, sekitar 60-70 persen pekerjaan pembongkaran sudah rampung, termasuk pembersihan puing.
“Saat ini, sekitar 60-70% pekerjaan pembongkaran rampung, termasuk survei dan pembersihan puing, tanpa hambatan signifikan dari relokasi warga yang sudah dipindah ke Rusun Nagrak dan Padat Karya sejak 2023,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa setelah pembongkaran selesai pada akhir 2025, Pemprov Jakarta akan memulai pembangunan dua dari lima tower baru pada awal 2026.
Masing-masing tower akan memiliki 20 lantai dengan total 1.440 unit hunian dengan target penyelesaian revitalisasi seluruh tower dan fasilitas pendukung ditetapkan pada 2030.
Ia juga menambahkan bahwa warga yang direlokasi akan diprioritaskan untuk kembali menghuni tower baru.
“Warga yang sudah direlokasi akan diprioritaskan untuk kembali, dengan subsidi sewa tetap terjangkau,” jelas Chico.
Rusunawa Marunda Cluster C Tidak Layak Huni
Pembangunan ini merupakan bagian dari program jamak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) untuk periode 2025–2026 yang mencakup lebih dari 3.000 unit rumah susun baru atau hasil revitalisasi di Jakarta.
Meskipun Dana Bagi Hasil (DBH) untuk APBD Jakarta 2026 dipangkas sebesar Rp15 triliun, proyek ini tetap masuk dalam daftar prioritas.
Sebagai informasi, Rusunawa Marunda Cluster C telah terbengkalai sejak seluruh penghuninya direlokasi pada September 2023 usai insiden ambruknya dak beton di Blok C5 pada 30 Agustus 2023 pukul 21.10 WIB di bagian hall belakang tower.
Sebelumnya, berdasarkan kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2021 juga telah disebutkan bahwa struktur bangunan tidak layak huni.
Meski tidak memakan korban jiwa, namun insiden tersebut berdampak terhadap 451 keluarga, dan sekitar 129 keluarga sudah direlokasi ke Rusun Nagrak pada 11 September 2023.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
