Berita
Tarif Transjakarta akan Naik jadi Rp5.000 hingga Rp7.000, Ini Kata Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Pemprov tengah mengkaji kenaikan tarif Transjakarta menjadi Rp5.000-Rp7.000 tanpa menghapus subsidi bagi 15 golongan gratis.
MPN Indonesia 30 Oktober 2025 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji rencana kenaikan tarif bus Transjakarta menjadi Rp5.000 hingga Rp7.000 per perjalanan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut kajian ini merupakan respons terhadap berbagai usulan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial.
Pramono menegaskan, kebijakan pemerintah tersebut belum diputuskan dan tidak akan diambil secara tergesa-gesa.
“Saya juga mendengar rata-rata mereka mengusulkan, di media saya itu antara Rp5.000 sampai Rp7.000, rata-rata. Tetapi kami akan memutuskan sesuai dengan nanti apa yang menjadi kemampuan masyarakat,” ujar Pramono Anung kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/10).
Ia menambahkan bahwa penyesuaian tarif akan memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat agar tidak menimbulkan beban tambahan.
Subsidi dan Dampak Pemotongan Dana Bagi Hasil
Meski saat ini tarif Transjakarta masih Rp3.500 per penumpang, beban subsidi yang ditanggung Pemprov DKI mencapai Rp9.700 per tiket.
Kondisi ini semakin berat akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat sebesar Rp15 triliun.
“Kami sedang memfinalkan untuk itu. Sebenarnya di tarif yang lama pun kami sudah memsubsidi per tiket Rp9.700. Kan terlalu berat kalau terus-menerus seperti itu, apalagi DBH-nya dipotong,” jelas Pramono.
Ia menegaskan bahwa penyesuaian tarif menjadi bagian dari strategi menjaga keberlanjutan operasional Transjakarta agar tetap berjalan stabil di tengah tekanan fiskal
Perlindungan untuk 15 Golongan Gratis
Pramono memastikan, rencana kenaikan tarif ini tidak akan berlaku bagi 15 golongan masyarakat yang saat ini menikmati layanan Transjakarta secara gratis.
Golongan tersebut mencakup Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, anggota Polri, pelajar, lansia, dan sepuluh kelompok lainnya yang sudah termasuk dalam kebijakan subsidi penuh.
“Maka untuk itu kami akan melakukan penyesuaian tetapi tidak memberatkan kepada 15 golongan. Karena 15 golongannya kan tetap gratis. Sehingga mereka tetap kita proteksi,” tegasnya.
Belum Ada Keputusan Final
Hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai besaran tarif baru Transjakarta.
Pramono menyampaikan bahwa pengumuman akan dilakukan setelah hasil kajian final disepakati.
Ia juga menegaskan bahwa tarif transportasi umum di Jakarta masih termasuk yang paling murah dibandingkan daerah lain.
Pemprov DKI berupaya agar kebijakan transportasi ini tetap seimbang antara menjaga keberlanjutan operasional Transjakarta dan memastikan tarif tetap terjangkau bagi masyarakat yang tidak termasuk dalam golongan penerima subsidi penuh.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
