Connect with us

Berita

Bakal Dibangun Ulang, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tersedia untuk Ponpes Al Khoziny

Menkeu Purbaya pastikan dana APBN siap digunakan untuk pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny yang ambruk di Buduran, Sidoarjo.

Logompn

Published

on

Menkeu purbaya pastikan apbn tersedia untuk ponpes al khoziny
Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tersedia untuk Ponpes Al Khoziny | Gambar: Instagram/@menkeuri

MPN Indonesia 12 November 2025 - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) siap digunakan untuk pembangunan ulang Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny yang ambruk di Buduran, Sidoarjo.

Hal ini disampaikan usai Purbaya melakukan diskusi dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo terkait rencana pembangunan ulang fasilitas pendidikan tersebut.

“Yang runtuh itu ya? Saya enggak tahu akhirnya seperti apa. Tapi saya sudah, kalau saya sudah diskusi dengan Menteri PU,” katanya kepada wartawan di Universitas Airlangga, Surabaya, pada Selasa (11/11).

Pastikan Dana Tersedia

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa dana tersedia dan dapat segera digunakan setelah pengajuan resmi dari kementerian teknis disampaikan dan disetujui.

Meski begitu, Purbaya menyebut dirinya belum mengetahui detail perkembangan dari rencana pembangunan ulang tersebut.

“Uangnya ada. Kalau menteri itu mengajukan, bisa dijalankan dengan cepat… Tapi detail akhirnya saya tahu seperti apa yang belum diskusi lebih lanjut, tapi saya sih bilang uangnya ada,” tambahnya.

Rencana Pembangunan Ulang Ponpes Al Khoziny

Sebelumnya, diketahui musibah ambruknya bangunan musala tiga lantai di Ponpes Al Khoziny 29 September 2025 menyebabkan puluhan santri meninggal dunia.

Atas peristiwa tersebut, pemerintah pusat merencanakan pembangunan ulang di lokasi baru, yakni Jalan Antartika, Desa Siwalanpanji, Sidoarjo.

Gedung baru tersebut direncanakan mulai dibangun pada Selasa (25/11) mendatang di mana Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) sebagai tanda dimulainya proses pembangunan ulang pondok pesantren.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Arab Saudi Resmi Larang Anak-anak Ikut Haji 2025

Trending