Connect with us

Berita

Update Korban Longsor Cilacap, 18 Korban Ditemukan dan 5 Lainnya Masih Hilang

Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah dari timbunan material longsor di Desa Cibeunying, Cilacap, Jawa Tengah, total korban meninggal kini bertambah jadi 18 jiwa.

Logompn

Published

on

Update korban longsor cilacap, 18 korban ditemukan dan 5 lainnya masih hilang
Update Korban Longsor Cilacap, 18 Korban Ditemukan dan 5 Lainnya Masih Hilang | Gambar: Dok. BNPB

Jawa Tengah, MPN Indonesia 19 November 2025 - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan dua jenazah dari timbunan material longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa (18/11).

Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam longsor ini bertambah menjadi 18 orang.

Sementara itu, lima orang masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim SAR melalui tiga workset untuk menemukan para korban yang belum ditemukan.

Sebelumnya, sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan. Dari jumlah tersebut, 11 orang mengalami luka-luka, 58 orang menjalani perawatan jalan, dan tiga orang dirawat inap akibat sakit di lokasi pengungsian.

Rumah hingga Lahan Pertanian Terdampak

Selain menimbulkan korban jiwa, bencana longsor di Cilacap ini juga mengakibatkan kerugian material dan sosial.

Data dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 16 rumah roboh atau hilang, 25 rumah dalam kondisi terancam, dan 1 hektar lahan pertanian terdampak bencana longsor.

Adapun dampak sosial mencakup 17 kepala keluarga (46 jiwa) terdampak langsung dan 133 kepala keluarga (383 jiwa) terpaksa mengungsi di beberapa lokasi, yakni Balai Desa Cibeunying, MTS SS Cibeunying, Masjid Baeturrohman Wanasari, dan rumah-rumah saudara pengungsi.

Mengatasi situasi tersebut, Basarnas memimpin operasi pencarian dan evakuasi dengan dukungan alat berat, posko lapangan, dapur umum, serta pemetaan wilayah terdampak menggunakan drone.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas, Forkopimda, Forkopimcam, relawan, dan stakeholder terkait.

Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan, termasuk dengan Bupati Cilacap, serta pengajuan kajian gerakan tanah ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM untuk menjaga keselamatan warga.

Baca Juga:  Banjir Bandang Buleleng Bali Tewaskan 1 Orang dan 3 Lainnya Hilang

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending