Berita
Banjir Bandang Buleleng Bali Tewaskan 1 Orang dan 3 Lainnya Hilang
Banjir bandang menerjang Dusun Santal, Buleleng, Bali. Satu warga tewas dan tiga orang hilang setelah terseret arus.
Bali, MPN Indonesia 8 Maret 2026 - Banjir bandang menerjang Dusun Santal, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali pada Jumat malam (6/3).
Peristiwa ini menyebabkan satu orang tewas dan tiga warga lainnya hilang setelah terseret arus banjir yang membawa material kayu dan lumpur.
Korban tewas diketahui bernama Dewa Ketut Adi Suarjaya (55), sementara tiga korban hilang adalah Komang Suci (44) beserta dua anaknya, Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawa, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan terkait peristiwa tersebut pada malam hari dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.
“Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng bergerak pukul 22.30 Wita dengan enam personel menggunakan truk angkut personel serta membawa rubber boat dan peralatan SAR air,” ujar Donny, dikutip MPN Indonesia dari DetikBali pada Minggu (8/3).
Sekitar pukul 23.10 Wita, tim SAR gabungan menemukan satu korban di aliran sungai wilayah Banjar Dinas Santal.
Dewa Ketut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan jenazahnya langsung dievakuasi ke rumah duka.
Pencarian terhadap tiga korban lainnya masih dilakukan hingga saat ini oleh tim gabungan bersama warga di sepanjang aliran sungai.
Debit Air Sungai Dusun Santal Meningkat Tiba-Tiba
Banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Banjar pada Jumat malam (6/3), menyebabkan debit air sungai di Dusun Santal meningkat secara tiba-tiba.
Kepala Desa Banjar, Ida Bagus Dedy Suyasa, mengatakan bahwa arus air yang datang tiba-tiba menghantam permukiman warga yang berada di bantaran sungai dan membawa material kayu serta lumpur.
“Dinding rumah korban jebol dihantam arus banjir yang membawa kayu besar,” jelasnya.
Komang Suci dan dua anaknya diduga terseret arus setelah dinding rumah yang mereka tempati jebol akibat tekanan air.
Saat kejadian, mereka tidak sempat menyelamatkan diri karena air bah datang secara tiba-tiba dan menyeret mereka hingga terbawa arus sungai.
Pencarian korban dilakukan sejak malam hari oleh tim SAR gabungan yang langsung berkoordinasi dengan aparat desa setempat.
“Tim langsung melakukan koordinasi dengan aparat desa dan unsur SAR lainnya sebelum melakukan penyisiran di aliran sungai,” tambah Donny.
Pencarian sempat dihentikan dini hari dan dilanjutkan kembali keesokan paginya dengan menyusuri aliran sungai hingga ke arah hilir.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
