Connect with us

Lifestyle

Ini Sebutan untuk Orang yang Mudah Jatuh Cinta, Apakah Kamu Termasuk?

Emophilia membuat seseorang cepat terikat secara emosional sebelum mengenal pasangan. Kenali gejala, penyebab yang mungkin, dan dampaknya pada hubungan asmara.

Logompn

Published

on

Ini sebutan untuk orang yang mudah jatuh cinta, apakah kamu termasuk
Ilustrasi Orang Sedang Jatuh Cinta. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 23 November 2025 - Orang yang mudah jatuh cinta secara cepat dan sering dalam konteks hubungan asmara disebut mengalami emophilia.

Istilah ini merujuk pada kecenderungan untuk segera merasakan cinta, bahkan sebelum benar-benar mengenal karakter pasangan baru.

Emophilia bukan pengalaman sekali dua kali; pada beberapa orang ini menjadi pola yang berulang di berbagai hubungan romantis.

“Tanda-tanda Anda mungkin mengalami emofilia adalah Anda cepat jatuh cinta dan langsung terikat secara emosional dalam hubungan Anda sebelum orang tersebut membuktikan dirinya layak mendapatkan kasih sayang Anda,” ujar Dr. Patrice Le Goy dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia dari laman verywellmind.com, Jumat (21/11).

Apa itu emophilia dan bagaimana gejalanya

Emophilia, yang sebelumnya diistilahkan juga sebagai emotional promiscuity adalah kecenderungan untuk jatuh cinta tanpa benar-benar mengenal karakter pasangan secara menyeluruh.

Orang dengan pola ini kerap merasa setiap pasangan baru adalah the one dan sering mengabaikan tanda-tanda bahaya dalam hubungan.

“Gejala emophilia dapat mencakup mengabaikan tanda-tanda bahwa pasangan toksik atau tidak cocok,” ungkap Dr. Patrice Le Goy.

Gejala lain meliputi ketergesa-gesaan menjalin kedekatan emosional dan kesulitan mengevaluasi apakah hubungan itu sehat.

Risiko perilaku dan dinamika hubungan

Pola cepat terikat dapat mendorong perilaku berisiko.

“Orang ini mungkin lebih cenderung melakukan hubungan seks tanpa pengaman di awal hubungan karena keyakinan bahwa pasangan tersebut adalah ‘the one’,” tutur Dr. Patrice Le Goy.

Kepercayaan yang terbentuk terlalu cepat ini berpotensi membuat seseorang terjebak dalam hubungan sulit diakhiri karena keterikatan emosional yang sudah dalam sejak awal.

Baca Juga:  Akui Tak Ingin Punya Pacar "Anak Mama", Sherly Xu: Gapunya Pendirian!

Kemungkinan penyebab dan kaitan kepribadian

Belum ada penyebab tunggal yang pasti, tetapi emophilia diduga berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon seperti dopamin dan serotonin.

Beberapa penelitian juga mengaitkan kondisi ini dengan sifat-sifat dari dark triad, narsisme, Machiavellianisme, dan psikopati, meski seseorang bisa mengalami emophilia tanpa memiliki ciri-ciri tersebut.

Satu studi menyebut bahwa emophilia menunjukkan validitas diskriminan terhadap berbagai sifat kepribadian (r < 0,40).

Dampak pada lamanya dan kualitas hubungan

Emophilia dapat memengaruhi durasi dan kedalaman hubungan, yakni beberapa hubungan menjadi sangat singkat karena keterikatan yang tidak realistis, sementara yang lain bertahan terlalu lama padahal tidak sehat.

“Ini mempengaruhi hubungan dengan tidak membiarkannya berkembang secara utuh ataupun berakhir jika memang tidak sehat,” ucap Dr. Patrice Le Goy.

Pembentukan koneksi yang berlebihan di awal seringkali mengurangi kesempatan untuk membangun hubungan yang realistis dan otentik.

Mengapa penting mengenali pola ini

Kondisi ini membuat seseorang berisiko terus berpindah dari satu hubungan ke hubungan lainnya tanpa memperoleh kedekatan emosional yang sejati, atau terjebak dalam hubungan berbahaya.

Menyadari pola emophilia membantu individu mengevaluasi dinamika hubungan yang dijalani dan mempertimbangkan langkah-langkah untuk memperlambat proses keterikatan emosional, misalnya memberi waktu lebih lama untuk mengenal pasangan, refleksi diri, atau berkonsultasi dengan profesional bila perlu.

Emophilia bukan label untuk menjatuhkan, melainkan penjelasan pola yang dapat dipahami dan diubah.

Mengenali gejala dan dampaknya adalah langkah pertama untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending