Connect with us

Otomotif

Amankah Motor Listrik Melintas di Tengah Banjir? Ini Penjelasannya!

Musim hujan sering menimbulkan kekhawatiran bagi pengendara motor listrik, khususnya saat harus melintas di jalanan yang tergenang air, ini tips aman melewatinya!

Logompn

Published

on

Amankah motor listrik melintas di tengah banjir
Amankah Motor Listrik Melintas di Tengah Banjir | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 5 Desember 2025 - Musim hujan sering menimbulkan kekhawatiran bagi pengendara motor listrik, khususnya saat harus melintas di jalanan yang tergenang air.

Pertanyaan utama yang muncul adalah, apakah motor listrik aman digunakan saat banjir?

Hal ini menjadi penting mengingat motor listrik mengandalkan sistem kelistrikan dan baterai sebagai sumber tenaganya.

Sistem Perlindungan pada Motor Listrik

Motor listrik modern telah dirancang agar tahan terhadap paparan air, termasuk cipratan hujan dan genangan ringan.

Beberapa jenis motor bahkan dibekali perlindungan IP (Ingress Protection) tinggi, seperti IPX7, yang mampu bertahan dalam air dengan kedalaman hingga 1 meter selama 30 menit.

Komponen penting pada motor listrik mulai dari baterai, dinamo, hingga kontroler umumnya ditempatkan dalam ruang tertutup dan kedap air.

Baterainya juga dilindungi material isolator seperti plastik atau aluminium sehingga jika terjadi korsleting, arus otomatis dialihkan ke kontroler sehingga tidak membahayakan pengendara.

Karena itu, motor listrik tetap aman digunakan selama air tidak menyentuh bagian baterai.

Tips saat Melewati Banjir

Meski komponen penting pada motor ditempatkan di ruang tertutup dan kedap air, pengemudi tetap perlu hati-hati untuk mencegah kemungkinan buruk.

Berikut tips dan trik otomotif untuk menjaga keamanan motor listrik saat melewati banjir seperti yang dikutip MPN Indonesia dari laman Yadea:

1. Cek Kedalaman Air

Motor listrik masih bisa beroperasi aman selama air tidak lebih dari setengah tinggi roda atau menyentuh dek kaki.

Baca Juga:  Banjir Bandang di Lampung Barat: 4 Rumah Hanyut, Ratusan Warga Mengungsi Tengah Malam

Jika air menutupi area bawah jok atau dek motor, pengendara disarankan mencari rute alternatif atau menunggu hingga air surut.

2. Berkendara dengan Kecepatan Rendah

Untuk menghindari air terciprat masuk ke dalam komponen penting motor, pertahankan kecepatan yang rendah dan stabil agar air tidak masuk ke hub motor atau port kelistrikan.

3. Hindari Arus Air yang Kuat

Motor listrik umumnya memiliki bobot yang lebih ringan dari motor pada biasanya.

Oleh karena itu, penting untuk memerhatikan arus banjir karena arus yang deras dapat mendorong motor listrik.

4. Jangan Berhenti di Tengah Genangan

Berhenti di tengah genangan kerap dilakukan oleh pengemudi saat terjebak banjir.

Meski terlihat biasa, nyatanya hal ini dapat meningkatkan risiko air masuk ke bagian kelistrikan motor.

Oleh karena itu, penting untuk melaju dengan konsisten dan jangan berhenti jika tak benar-benar terpaksa.

5. Keringkan Motor setelah Lewati Banjir

Setelah berhasil melewati banjir, segera lap bagian penting seperti port charging, roda, dan rem dan pastikan tidak ada air tertinggal di kompartemen penyimpanan.

Langkah Darurat jika Motor Listrik Terendam Banjir

Jika motor listrik terendam banjir, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mematikan motor dan tidak menyalakannya saat masih berada dalam genangan.

Jika memungkinkan, cabut sumber daya atau konektor baterai. Motor kemudian harus dipindahkan ke tempat yang lebih kering untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Jangan lupa untuk segera mengelap bagian luar motor, termasuk lampu, port pengisian daya, dan roda serta memeriksa panel kontrol.

Jika muncul indikator error, pemeriksaan lanjutan harus dilakukan.

(AKM/NID/RAD)

Trending