Berita
Lansia, Disabilitas, hingga Anak Jalanan bakal Dapat MBG!
Program MBG diperluas untuk lansia, disabilitas, anak jalanan, pemulung, hingga guru dan kader masyarakat sesuai arahan Prabowo.
MPN Indonesia 7 Desember 2025 - Warga lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, anak jalanan, pemulung, dan kelompok masyarakat miskin akan jadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kebijakan ini diumumkan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Deyang, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Sasaran Program MBG
Penerima MBG diperluas berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025. Nanik menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menginginkan seluruh masyarakat miskin termasuk anak-anak putus sekolah dan pemulung juga dapat mengakses makanan bergizi.
“Ketika program MBG ini dirancang, Pak Prabowo ingin seluruh siswa bisa makan makanan bergizi agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Jangan sampai ada anak Indonesia yang tidak bisa makan. Beliau bahkan menginginkan agar semua orang miskin, disabilitas, para lansia, anak-anak putus sekolah, anak jalanan, anak-anak pemulung, semua menjadi penerima MBG,” kata Nanik dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (5/12).
Selain kelompok tersebut, penerima manfaat MBG juga akan mencakup tenaga pendidik dan kader masyarakat.
“Kader PKK dan posyandu juga menjadi penerima manfaat MBG,” ujar Nanik.
Program ini juga menjangkau guru sekolah negeri, guru swasta, tenaga honorer, ustaz, pengajar pesantren, serta santri di pesantren salaf yang tidak berafiliasi dengan Kementerian Agama.
Perluasan Fasilitas dan Distribusi MBG
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa untuk mendukung distribusi MBG, sebanyak 8.200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dibangun di daerah terpencil.
Dari jumlah tersebut, 4.700 unit sedang dalam proses pembangunan, dan sekitar 170 unit ditargetkan selesai pada Desember 2025.
“Jumlah penerima manfaat MBG di daerah terpencil tidak lebih dari 3 juta orang di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Untuk daerah aglomerasi, hingga Desember 2025 diproyeksikan akan tersedia 20.000 SPPG, ditambah 170 unit di wilayah terpencil.
Dadan menambahkan bahwa seluruh SPPG ditargetkan selesai dibangun pada Januari-Februari 2026.
Dengan demikian, cakupan distribusi MBG diperkirakan akan menjangkau hingga 82,9 juta orang mulai Maret atau April 2026.
Produksi Makanan dan Realisasi Program
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa hingga akhir November 2025, program MBG telah berhasil memproduksi lebih dari 2 miliar porsi makanan bergizi.
Jumlah ini melebihi proyeksi awal sebanyak 1,8 miliar porsi.
“Tiap hari menerima makan, sudah 2 miliar makanan yang kita produksi dan sudah kita sampaikan ke penerima manfaat. Saya kira ini prestasi yang cukup membanggakan,” ujar Prabowo.
Program makan bergizi gratis ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses terhadap nutrisi yang cukup, melalui peran aktif Badan Gizi Nasional dalam mendukung implementasi Perpres No. 115 Tahun 2025.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
