Connect with us

Viral

Sopir Mobil MBG yang Tabrak Siswa di Jakut Ternyata Sopir Pengganti

Wakil Kepala BGN mengungkap bahwa sopir mobil pengangkut MBG yang menabrak siswa di SDN 01 Kalibaru diketahui merupakan sopir pengganti.

Logompn

Published

on

Sopir mobil mbg yang tabrak siswa di jakut ternyata sopir pengganti
Sopir Mobil MBG yang Tabrak Siswa di Jakut Ternyata Sopir Pengganti | Gambar: Kolase TikTok/@loveyourself9836

MPN Indonesia 12 Desember 2025 - Sopir mobil pengangkut makanan program makan bergizi gratis (MBG) yang menabrak siswa di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12), diketahui merupakan sopir pengganti.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sonny Sanjaya yang menyebut mobil MBG tidak dikendarai oleh sopir tetap karena sedang sakit.

“Sebetulnya sopirnya ada sopir tetap. Namun satu sopir ini sudah dua hari tidak masuk karena sakit. Maka kemudian sopir yang hari ini membawa kendaraan, yang terlibat kecelakaan, itu yang menggantikan,” ujar Sonny saat ditemui awak media di lokasi kejadian, Kamis.

Ia juga menuturkan bahwa sopir tetap MBG direkrut oleh mitra yang bekerja sama dengan BGN dan telah melalui tahapan seleksi, termasuk pemeriksaan kesehatan serta kepemilikan SIM.

Namun, BGN belum memastikan mekanisme penunjukan sopir cadangan oleh mitra tersebut.

“Kami mohon waktu ya, untuk melakukan pemeriksaan itu,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, diberitakan bahwa kecelakaan mobil tersebut terjadi saat kendaraan MBG yang hendak mengantar makanan masuk ke halaman SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara.

Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan mobil sempat berhenti di depan gerbang sekolah sebelum tiba-tiba melaju lebih cepat ke arah dalam sekolah.

Mobil pengangkut program makan bergizi gratis itu kemudian menabrak siswa serta guru yang sedang beraktivitas halaman hingga menyebabkan 21 korban luka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, mengungkap bahwa sopir pengganti berinisial AI, diduga salah menginjak pedal saat hendak menaiki area sekolah yang berada di tanjakan.

“Dia mau naik ke atas itu, mau ngerem, katanya remnya gak pakem kan, karena takut mau nabrak, dia injek yg dalem, nah kirain itu (yang diinjek rem), ternyata gas, Nah ini sementara ya,” kata Bobi.

Baca Juga:  KPK OTT Pegawai Pajak di Jakarta Utara, 8 Orang Diamankan

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendiz, menyatakan bahwa pihaknya akan mengusut kasus kecelakaan mobil ini secara menyeluruh.

“Kami memastikan bahwa penanganan kasus dilakukan secara cepat oleh jajaran kepolisian,” katanya.

(AKM/NID/RAD)

Trending