Connect with us

Otomotif

Pembalap Awhin Sanjaya Tewas Kecelakaan di Final SCP 2025, Diduga Alami Pendarahan di Kepala

Pembalap AHRT Awhin Sanjaya meninggal dunia usai kecelakaan di Grand Final Sumatera Cup Prix 2025 di Jambi.

Logompn

Published

on

Pembalap awhin sanjaya tewas kecelakaan di final scp 2025, diduga alami pendarahan di kepala
Pembalap Awhin Sanjaya Tewas Kecelakaan di Final SCP 2025. Gambar: Instagram/@awhin_sanjaya

Jambi, MPN Indonesia 16 Desember 2025 - Awhin Sanjaya, pembalap asal Masamba, Sulawesi Selatan, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dalam ajang Grand Final Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 yang digelar di Zabaq National Circuit, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada Minggu (14/12) pukul 17.05 WIB.

Insiden terjadi pada Race ke-2 kelas SCP 3 (Bebek 4T 150cc Tune Up Open), tepatnya di Lap ke-4 dari 15 lap, antara Pos 7 ke Pos 8, dengan kondisi cuaca cerah.

Awhin diduga mengalami benturan keras di kepala yang menyebabkan pendarahan.

Ia sempat mendapat pertolongan pertama di lokasi dan kemudian dilarikan ke RSUD Nurdin Hamzah.

Setelah itu, korban dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Abdul Manap di Kota Jambi. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Kapolres Tanjungjabung Timur, AKBP Wijaksono, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka penyelidikan.

“Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi, rekaman video, serta melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan dan lintasan,” ujarnya kepada awak media, Minggu(14/12).

Kronologi Kecelakaan

Menurut Apriyanto Romadani, Ketua Panitia Pelaksana, kecelakaan bermula saat Awhin menabrak ban belakang pembalap di depannya.

“Pada saat itu, saudara Awhin Sanjaya menabrak ban belakang pebalap yang berada di depannya yang berakibat saudara Awhin Sanjaya terjatuh di lintasan. Pada kondisi ini jarak antara saudara Awhin Sanjaya dengan pebalap yang berada di belakangnya sangat rapat, sehingga kecelakaan beruntun antar pebalap terjadi,” jelasnya.

Petugas lintasan segera mengibarkan bendera kuning, diikuti bendera merah oleh pimpinan lomba untuk menghentikan balapan.

Tim medis dan ambulans langsung menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi Awhin ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Berhasil Bekuk Spesialis Pencurian Mobil Pikap di Jambi Selatan

Sekretaris Pengprov IMI Jambi, Hary Kurniady, menyampaikan duka atas insiden ini.

“IMI Jambi berdukacita atas kejadian yang menewaskan seorang pebalap saat final berlangsung,” katanya.

Pemakaman di Kampung Halaman

Jenazah Awhin diberangkatkan dari Jambi menuju Sulawesi Selatan menggunakan pesawat pada Senin (15/12) pukul 06.00 WIB.

Ia dimakamkan pada Selasa (16/12) pukul 11.00 Wita di pemakaman umum Desa Kamiri, Kecamatan Masamba, Luwu Utara.

Proses pemakaman diiringi ratusan warga dan keluarga. Jenazah disalatkan di masjid yang berjarak cukup jauh dari rumah duka sebelum diantar ke lokasi pemakaman dengan iring-iringan sejauh dua kilometer.

Tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah diturunkan ke liang lahat.

“Tidak ada tidak menangis di sana, momennya terasa sedih sekali. Tangisan di mana-mana didengar,” ujar sahabat korban, Afrijal.

Profil Awhin Sanjaya

Awhin Sanjaya lahir pada 22 Februari 1998 di Masamba, Luwu Utara. Ia merupakan pembalap dari Astra Honda Racing Team (AHRT) yang berkarier sejak usia muda.

Ia mulai tampil di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) pada 2017.

Prestasi tertingginya diraih pada musim 2019 sebagai runner-up kelas Asia Production (AP) 250 di ARRC.

Di level nasional, Awhin menjuarai Motorprix 2016 kategori MP2 dan menyumbangkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

Menjelang akhir 2025, ia masih aktif mengikuti berbagai kejuaraan, termasuk SCP 2025.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending