Connect with us

Viral

Banjir Bandang Kembali Terjang Agam Sumbar! Bawa Material Lumpur, Batu, dan Kayu

Banjir bandang kembali melanda Maninjau, Agam, Sumatra Barat, Kamis (25/12). Warga kembali mengungsi, sementara pendataan dampak dan status tanggap darurat diperpanjang.

Logompn

Published

on

Banjir bandang kembali terjang agam sumbar! bawa material lumpur, batu, dan kayu
Banjir Bandang Kembali Terjang Agam Sumbar! Bawa Material Lumpur, Batu, dan Kayu. Gambar : Dok. BPBD Agam

MPN Indonesia 26 Desember 2025 - Banjir bandang kembali melanda Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Kamis (25/12).

Bencana alam ini membawa material lumpur, batu, dan kayu, menyusul kejadian serupa yang telah berulang kali terjadi di wilayah tersebut.

Banjir susulan ini membuat sebagian warga yang sebelumnya sudah kembali ke rumah masing-masing kembali harus mengungsi karena kondisi yang dinilai belum aman.

“Ini lokasinya sama dengan banjir susulan saat cuaca cerah. Sudah berulang kali ini terjadi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmad Lasmono saat dikonfirmasi pada Kamis (25/12), seperti dikutip MPN Indonesia dari Kumparan, Jumat (26/12).

Pendataan Dampak Masih Berlangsung

Rahmad menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pendataan dampak banjir masih berlangsung.

BPBD Agam bersama pihak terkait masih menghimpun data jumlah kerusakan dan warga terdampak.

Ia menyebutkan, meskipun jumlah pengungsi belum dapat dipastikan, dampak banjir kali ini diperkirakan lebih luas dibanding kejadian sebelumnya.

“Kebanyakan kan warga di pengungsi sudah ke rumah mereka. Sekarang mengungsi kembali. Kami sedang mendata,” katanya.

Pemerintah Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Pemerintah Kabupaten Agam memutuskan memperpanjang masa tanggap darurat selama 14 hari terhitung sejak (22/12).

Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan data serta mendukung perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Sementara itu, kegiatan pencarian korban akibat bencana sebelumnya telah dihentikan.

Namun, hingga kini masih terdapat 38 korban yang belum ditemukan di wilayah Kabupaten Agam.

BPBD Agam terus mengumpulkan informasi di lapangan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait dampak banjir bandang susulan ini.

Hingga saat ini, belum ada data pasti mengenai jumlah kerusakan maupun total pengungsi akibat peristiwa terbaru tersebut.

Baca Juga:  Tanggapi Bencana Besar di Sumatra, Dedi Mulyadi Minta Pejabat Segera Taubat

(AKM/NID/RAD)

Trending