Berita
Kakorlantas Perpanjang Operasi Lilin Nataru, Minta Jajaran Cek Seluruh Lalin
Kakorlantas Polri memperpanjang Operasi Lilin 2025 melalui KRYD untuk mengawal arus balik Nataru dan memastikan keamanan lalu lintas tetap terkendali.
MPN Indonesia 3 Januari 2026 - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memperpanjang pelaksanaan Operasi Lilin 2025 pascalibur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Perpanjangan dilakukan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan pengawasan arus balik serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Keputusan tersebut disampaikan Irjen Agus saat memimpin apel KRYD di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/1).
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa meskipun Operasi Lilin secara resmi berakhir pada pukul 00.00 di hari yang sama, dinamika lalu lintas masih membutuhkan pengawalan intensif.
“Jadi diperkirakan nanti selesai jam 00.00 dilanjutkan kegiatan KRYD. Jadi terima kasih rekan-rekan sudah melaksanakan tugas dengan baik. Tetapi KRYD ini juga penting untuk mengelola baik kamseltibcarlantas termasuk juga harkamtibmas,” ujar Irjen Agus dalam pidatonya.
Pengawasan Arus Balik dan Pemeriksaan Seluruh Lini
Irjen Agus meminta seluruh jajaran Korlantas tetap siaga dalam dua hari ke depan dengan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh lini lalu lintas.
Pengawasan difokuskan pada jalan tol, jalan arteri, jalan nasional, serta jalur alternatif yang berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan.
Selain jalur darat, pemeriksaan juga dilakukan di seluruh pelabuhan penyeberangan, termasuk Bakauheni, Merak, Gilimanuk, dan Ketapang, serta pelabuhan di luar Pulau Jawa.
“Semua lini tolong dicek. Empat klaster itu harus dicek, situasi lalin di tol seperti apa. Situasi lalin di arteri, jalan nasional, bahkan jalan alternatif tolong dicek. Pelabuhan penyeberangan baik Bakauheni, Merak, termasuk Gilimanuk, Ketapang, dan yang ada di luar Jawa. Tolong Posko cek semuanya. Ingatkan semuanya bahwa ini operasi, tidak boleh ada yang main-main, harus ada di lapangan, harus tahu betul,” tegasnya.
Penurunan Kecelakaan dan Fatalitas Selama Operasi Lilin
Dalam kesempatan yang sama, Kakorlantas menyampaikan bahwa selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025 terjadi penurunan signifikan pada angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban meninggal dunia.
Jumlah korban meninggal dunia tercatat turun 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dari 450 orang menjadi 338 orang.
Irjen Agus menyebut penurunan ini sebagai capaian penting selama pengamanan Nataru.
“Rekan-rekan sekalian, saya sangat bangga sekali karena pada Operasi Natal dan Tahun Baru ini jumlah laka lantas fatalitas korban meninggal dunia turun 25%. Jadi fatalitas korban meninggal turun 25%. Tahun lalu kejadian menonjol tiga, tahun ini satu, berarti turunnya banyak. Itu yang menonjol,” jelasnya.
Selain fatalitas, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga menurun sekitar 7 persen, dari 2.900 kasus menjadi 2.793 kasus.
Kinerja jajaran Korlantas yang bertugas di jalan tol, posko pengamanan, hingga wilayah pengamanan wilayah (Pamatwil) turut mendapat apresiasi.
“Saya bangga sekali, saya senang rekan-rekan bekerja baik yang ada di Posko, baik yang ada di jalan tol, baik yang Pamatwil, ini bagian daripada salah satu indikator keberhasilan daripada Operasi Nataru,” lanjut Irjen Agus.
Ia juga menambahkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Operasi Lilin berlangsung dinilai tetap terkendali.
“Saya sebagai Kakorlantas menyampaikan apresiasi dan terima kasih rekan-rekan. Indikator daripada keberhasilan yang pertama adalah situasi harkamtibmas terkendali, sampai saat ini tidak ada peristiwa yang menonjol,” ucapnya.
Pantauan Wisata dan Prediksi Puncak Arus Balik
Irjen Agus turut menyoroti kondisi lalu lintas di sejumlah kawasan wisata yang masih menunjukkan peningkatan kunjungan masyarakat.
Ia menyebut telah melakukan pengecekan langsung di beberapa wilayah, seperti Malang Raya, Batu, Gadog, dan Nagreg.
“Masih ada peningkatan kunjungan masyarakat. Tadi saya ngecek di Malang Raya, Batu, sudah sangat kondusif, jadi ada pergerakan pengunjung tidak terlalu signifikan. Saya cek di Gadog, saya cek di Nagreg, lalu lintasnya cukup terkendali,” ungkapnya.
Terkait arus balik, Kakorlantas memperkirakan puncaknya akan terjadi pada Minggu (4/1).
Namun, berdasarkan hasil pemantauan traffic counting dan proyeksi pergerakan kendaraan, skema one-way dinilai belum diperlukan.
“Arus balik diperkirakan tanggal 4 (Januari). Tetapi malam ini kita monitor traffic counting-nya seperti apa, bangkitan arusnya seperti apa, tetapi saya yakin ini bisa dikendalikan karena persentase daripada kendaraan yang sisa keluar ke Jakarta dan sisa yang masuk ke Jakarta tidak terlalu tinggi. Artinya tidak terlalu kemungkinan untuk di one-way, saya rasa tidak. Jadi paling nanti mungkin contraflow apabila di tanggal 4 itu nanti bangkitan arusnya cukup tinggi tetapi tidak terlalu signifikan,” pungkas Irjen Agus.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
