Internasional
3 WNI Terjebak di Pulau Socotra Imbas Serangan Saudi terhadap Yaman
Tiga WNI terjebak di Pulau Socotra, Yaman, sejak 30 Desember 2025 akibat penutupan wilayah udara menyusul konflik militer.
MPN Indonesia 9 Januari 2026 - Tiga warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan terjebak di Pulau Socotra, Yaman, sejak 30 Desember 2025.
Peristiwa ini terjadi setelah wilayah udara Yaman ditutup oleh pemerintah Arab Saudi menyusul serangan militer koalisi Saudi terhadap Pelabuhan Mukalla.
Ketiga WNI tersebut tidak dapat meninggalkan Socotra karena tidak ada penerbangan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Plt. Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah, menyampaikan bahwa ketiga WNI tersebut masuk ke Socotra menggunakan jasa operator wisata dari Uni Emirat Arab.
“Mereka terjebak di Socotra akibat wilayah udara di Yaman ditutup pemerintah Saudi pada saat serangan militer ke pelabuhan Mukalla Yaman pada tanggal 30 Desember lalu,” ujar Heni dalam konferensi pers di Gedung Kemlu, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/1).
Kondisi ketiga WNI tersebut dipastikan dalam keadaan baik.
“Jadi, berdasarkan pemantauan terakhir, bahkan tadi pagi kami masih berkomunikasi seluruh WNI berada dalam keadaan baik, sehat, dan aman,” ucap Heni.
Saat ini, penanganan kasus dilakukan oleh KBRI Muscat, KBRI Abu Dhabi, dan KBRI Riyadh.
Penanganan dan Upaya Evakuasi
Heni menjelaskan bahwa meskipun penerbangan sudah kembali dibuka sejak 7 Januari 2026 melalui maskapai Yemenia Airways, ketiga WNI tersebut belum berhasil diberangkatkan meskipun nama mereka telah didaftarkan.
“Nah, kemudian, mulai kemarin tanggal 7 Januari, penerbangan sudah mulai dibuka dan pada penerbangan pertama, yaitu maskapai Yemenia Airways, ketiga WNI tersebut belum ikut terangkut meskipun sebetulnya namanya sudah dimasukkan oleh pihak travel dan telah diupayakan oleh perwakilan RI,” ucapnya.
Pihak KBRI di Muscat dan Abu Dhabi disebutkan masih berupaya agar ketiga WNI tersebut dapat ikut dalam penerbangan lanjutan ke Jeddah pada hari ini atau besok.
Sementara itu, juru bicara Kemlu, Vahd Nabyl, menegaskan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban dalam konflik militer tersebut.
“Tapi, yang jelas kita terus mengimbau kepada para WNI untuk menghindari wilayah-wilayah yang terjadi konflik meskipun sejauh ini alhamdulillah tidak dilaporkan adanya korban dari WNI,” ujar Nabyl.
Latar Belakang Konflik
Konflik di Yaman memanas setelah Arab Saudi menggempur Pelabuhan Mukalla.
Serangan dilakukan karena adanya kapal yang dikirim oleh Uni Emirat Arab ke Pelabuhan Sanaa tanpa izin dan kapal tersebut diduga membawa senjata untuk kelompok separatis Dewan Transisi Selatan (STC).
Awal Januari 2026, pasukan STC dikabarkan menyapu wilayah selatan Yaman dan merebut sebagian besar wilayah Provinsi Hadramaut.
Kepala Dewan Kepemimpinan Kepresidenan Yaman yang didukung oleh Saudi, Rashad Al Alimi, menuduh UEA mengarahkan STC untuk melemahkan dan memberontak terhadap otoritas negara melalui eskalasi militer.
Kemlu juga menyampaikan harapan agar konflik di Yaman dapat diselesaikan secara damai.
“Kita juga mengharapkan agar situasi di sana bisa diselesaikan dengan baik, dengan kondusif, dan tidak melalui cara-cara konflik. Dan oleh karena itu kita menyambut baik mengenai upaya dari Arab Saudi yang menawarkan untuk melakukan dialog komprehensif di Riyadh,” tutur Nabyl.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
