Viral
Viral! Ada Lubang Jalan ke Makkah di Makam Gunung Jati, Ini Kata Juru Kunci
Lubang kecil di Makam Gunung Jati Cirebon viral disebut jalan ke Makkah. Juru kunci menegaskan narasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar sejarah.
Jawa Barat, MPN Indonesia 12 Januari 2026 - Sebuah lubang kecil berbentuk persegi di kompleks Makam Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, viral di media sosial setelah dinarasikan sebagai “jalan menuju Makkah” yang disebut-sebut pernah digunakan Sunan Gunung Jati.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @binjaihitz_ dan memperlihatkan lubang yang dikelilingi pagar besi berwarna merah.
Di dalamnya tampak batu alam serta bunga tabur, sementara seorang pemandu ziarah dalam video itu menyebut lokasi tersebut sebagai akses gaib menuju Makkah.
Juru Kunci Bantah Narasi Jalan Gaib ke Makkah
Juru Kunci Kompleks Makam Gunung Jati, Nasirudin, menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar sejarah.
“Ini yang kemarin viral itu sebenarnya salah total. Cerita bahwa tempat itu tembus ke Makkah, atau seperti lorong gaib, itu tidak benar,” ujar Nasirudin saat ditemui di lokasi pada Sabtu (10/1), dikutip MPN Indonesia dari detikJabar, Senin (12/1).
Ia menjelaskan bahwa narasi keliru tersebut berasal dari penjelasan seorang pemandu ziarah yang belum memiliki pemahaman memadai mengenai sejarah Makam Gunung Jati.
“Yang memviralkan itu seorang pemandu ziarah yang memang baru belajar. Karena itu saya mengimbau kepada para peziarah, carilah pemandu yang memang kompeten, petugas resmi kami yang memakai pakaian adat. Tanyakan langsung kepada juru kunci supaya sejarahnya tidak viral dalam arti salah,” ucapnya.
Makna “Puser Bumi” yang Kerap Disalahartikan
Nasirudin menjelaskan bahwa lubang yang viral tersebut berada di area yang kerap dikaitkan dengan istilah “Puser Bumi”.
Istilah ini, menurutnya, sering disalahpahami sebagai pusat dunia atau lorong gaib.
“Puser Bumi itu bukan pusat dunia. Itu hanya titik nol dari perbukitan yang ada di Astana Gunung Jati. Jadi bukan Puser Bumi yang isinya dunia, apalagi lorong ke Makkah,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa para Wali tidak pernah mengajarkan hal-hal yang berada di luar nalar manusia.
“Wali itu bersyariat. Hakikat, tarekat, dan makrifat itu urusan pribadi masing-masing. Tetapi Wali tidak mengajarkan sesuatu yang di luar akal manusia,” katanya.
Fungsi Lokasi sebagai Tempat Munajat
Menurut Nasirudin, lokasi tersebut sejatinya merupakan tempat spiritual yang digunakan untuk bermunajat dan beristikamah, bukan sebagai akses menuju Makkah seperti yang dinarasikan dalam video viral.
“Tempat itu adalah tempat munajat, tempat istikamah, tempat beliau untuk mengingat kepada Yang Maha Kuasa. Tujuannya untuk mendapatkan ketenangan batin, bukan sebagai lorong menuju Makkah,” pungkasnya.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi mistis yang tidak memiliki dasar sejarah.
Nasirudin menegaskan bahwa petugas resmi Makam Gunung Jati selalu siaga selama 24 jam untuk memberikan penjelasan kepada para peziarah yang membutuhkan informasi yang benar.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
