Connect with us

Otomotif

Apa yang Harus Dilakukan setelah Motor Kena Banjir?

Motor yang terendam banjir harus ditangani dengan benar. Ini langkah perawatan penting untuk mencegah kerusakan mesin.

Logompn

Published

on

Apa yang harus dilakukan setelah motor kena banjir
Ilustrasi motor menerjang banjir. Gambar: Ilustrasi Canva.

MPN Indonesia 21 Januari 2026 - Motor yang terendam atau menerjang banjir harus segera mendapatkan penanganan yang tepat untuk mencegah kerusakan serius.

Dalam situasi seperti ini, pengguna motor harus mengikuti prosedur perawatan darurat untuk menjaga agar mesin dan komponen lainnya tidak rusak akibat air.

Langkah pertama yang sangat penting adalah tidak menyalakan mesin dalam keadaan apa pun.

Jika motor terendam air dan langsung dinyalakan, dapat terjadi kerusakan fatal pada mesin, salah satunya dikenal sebagai water hammer.

Kerusakan ini disebabkan oleh air yang masuk ke ruang bakar dan tidak bisa dikompresi seperti udara sehingga piston dapat patah atau bengkok.

Selanjutnya, motor harus segera dipindahkan ke tempat kering dengan cara didorong, bukan dikendarai.

Setelah berada di tempat aman, motor harus dibersihkan secara menyeluruh untuk menghilangkan lumpur dan kotoran yang menempel pada mesin, roda, rantai, dan komponen lainnya.

Penggunaan air bersih, sabun, dan lap kering diperlukan agar tidak ada kotoran tertinggal yang bisa menyebabkan korosi atau menyumbat sistem penting motor.

Langkah-Langkah Perawatan Motor setelah Terendam Banjir

Dikutip MPN Indonesia dari Astra Honda, motor yang telah melewati banjir perlu melalui pemeriksaan menyeluruh di beberapa bagian penting, yaitu sebagai berikut:

Periksa dan Ganti Oli Mesin serta Oli Gardan/Transmisi

Jika air banjir masuk ke dalam mesin, oli akan bercampur dengan air dan berubah warna menjadi putih susu atau cokelat keabu-abuan.

Baca Juga:  Mobil Terseret Banjir di Bekasi, Warga Berhasil Selamatkan Pengemudi

Oli mesin dan oli gardan pada motor matic harus segera dikuras dan diganti.

Bahkan, penggantian bisa dilakukan beberapa kali agar bersih sepenuhnya.

Keringkan Sistem Kelistrikan

Komponen kelistrikan seperti aki, sekring, kabel, dan ECU (untuk motor injeksi) harus dikeringkan dengan hati-hati.

Pengering rambut bersuhu rendah atau kompresor udara bisa digunakan.

Jika terminal aki terkena air kotor, bersihkan dengan sikat dan air panas untuk mencegah korosi.

Cek dan Keringkan Filter Udara

Filter udara yang basah harus segera dikeringkan atau diganti karena bisa menyebabkan air masuk ke karburator atau sistem injeksi.

Langkah ini penting untuk mencegah gangguan pada proses pembakaran.

Pastikan Knalpot tidak Terisi Air

Air bisa masuk ke knalpot saat menerjang genangan. Miringkan motor agar air keluar, atau nyalakan mesin dengan sedikit gas.

Jika tidak dibersihkan, bagian dalam knalpot bisa mengalami korosi dan air dapat masuk ke ruang bakar.

Periksa Busi dan Ruang Bakar

Busi harus dilepas dan dikeringkan. Dengan busi dilepas dan kunci kontak dalam posisi mati, lakukan kick-start perlahan untuk mengeluarkan sisa air dari silinder.

Periksa Sistem Bahan Bakar

Air yang masuk ke tangki bahan bakar harus segera dikeluarkan. Bensin yang tercampur air akan mengganggu proses pembakaran.

Tangki harus dikuras dan diisi ulang dengan bensin baru. Pada motor karburator, karburator perlu dibersihkan. Untuk sistem injeksi, disarankan ditangani profesional.

Bersihkan dan Lumasi Rantai

Rantai motor sport atau cub harus dibersihkan dan dilumasi ulang untuk mencegah karat dan memperpanjang usia pakai.

Periksa Sistem Rem

Kampas rem dan cakram harus dibersihkan dari lumpur yang menempel agar tidak mengganggu pengereman.

“Selain membuat tampilan rem tidak sedap dipandang, kotoran yang menempel bisa mengganggu sistem pengereman dan merusak komponen rem,” tulis panduan perawatan dari Astra Honda Motor, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (21/1).

Baca Juga:  Diguyur Hujan Deras, Jalan Daan Mogot Terendam Banjir hingga Sebabkan Kemacetan Panjang

Setelah semua komponen diperiksa dan dikeringkan, pengguna bisa mencoba menyalakan motor.

Jika terdengar suara aneh atau performa menurun, motor sebaiknya segera dibawa ke bengkel resmi untuk pemeriksaan lanjutan.

Pentingnya Langkah Cepat dan Tepat

Proses evakuasi dan pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh profesional jika pengguna tidak yakin akan kondisi motor.

Tindakan seperti langsung menyalakan mesin setelah terendam sangat tidak direkomendasikan.

Dalam situasi banjir mendadak saat berkendara atau berlibur, pemahaman akan tips dan trik otomotif menjadi sangat penting.

Selain menghindari kerusakan, penerapan langkah-langkah ini membantu menjaga keselamatan pengendara serta memperpanjang usia pakai motor.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending