Connect with us

Politik

Menpar Widiyanti Pamer Penghargaan, DPR: Apa Manfaatnya untuk Rakyat?

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendapat sorotan tajam dari DPR RI dalam rapat kerja Komisi VII pada Rabu (21/1).

Logompn

Published

on

Menpar widiyanti pamer capaian, dpr apa manfaatnya untuk rakyat
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat rapat kerja bersama Komisi VII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1) | Gambar: YouTube/TVR Parlemen

MPN Indonesia 23 Januari 2026 - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendapat sorotan tajam dari DPR RI dalam rapat kerja Komisi VII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (21/1).

Dalam paparannya, Widiyanti menyebut capaian pariwisata Indonesia mengalami peningkatan signifikan, di mana mendapat 154 penghargaan internasional selama 2025.

Salah satunya adalah dinobatkannya Bali sebagai destinasi terbaik dunia versi TripAdvisor.

Namun, Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menilai penghargaan yang diraih tidak serta merta menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pertanyaan saya, apa manfaat dari penghargaan itu untuk rakyat Indonesia?” kata Saleh, dikutip MPN Indonesia dari YouTube TVR Parlemen, Jumat (23/1).

Saleh juga menuntut penjelasan rinci dari Widiyanti mengenai jenis dan dampak dari setiap penghargaan yang diperoleh, tanpa menggunakan laporan tertulis.

“Bu Menteri kalau enggak mau rapat, ya jangan jadi menteri juga. Kita juga kalau anggota DPR enggak mau rapat, ya jangan jadi anggota DPR. Kan konsekuensi dari tugas konstitusional,” ujar Saleh.

Paparan Capaian Kementerian Pariwisata

Dalam rapat tersebut, Widiyanti menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Kementerian Pariwisata menerima 154 penghargaan dari berbagai organisasi dan lembaga internasional, meningkat drastis dari 66 penghargaan pada 2024.

“Pertama-tama izinkan saya membawa kabar baik. Pariwisata Indonesia menorehkan beragam penghargaan pada tahun 2025,” ujarnya.

Penghargaan tersebut diberikan kepada berbagai destinasi unggulan di Indonesia seperti Bali, Sumba, Labuan Bajo, dan Raja Ampat.

Selain destinasi wisata, beberapa hotel dan resor di Indonesia juga menerima penghargaan dalam berbagai kategori.

Widiyanti menyatakan hal ini mencerminkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman wisata yang kompetitif secara global.

Widiyanti juga memaparkan data kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang menunjukkan pertumbuhan positif.

Baca Juga:  Pengesahan RKUHAP Tuntas, Komisi III DPR Siap Bahas RUU Perampasan Aset

Hingga November 2025, kunjungan wisman mencapai 13,98 juta, meningkat 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).

“Dari sisi indikator kinerja utama Kementerian Pariwisata, kami sampaikan pariwisata Indonesia juga mencatat prestasi yang sangat positif,” jelasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending