Connect with us

Berita

Update Longsor Cisarua Bandung Barat, 25 Kantong Jenazah Berhasil Dievakuasi

25 kantong jenazah telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR dalam operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat.

Logompn

Published

on

Update lonsgor cisarua bandung barat, 25 kantong jenazah berhasil dievakuasi
Update Longsor Cisarua Bandung Barat, 25 Kantong Jenazah Berhasil Dievakuasi | Gambar: BPMI Setwapres

Jawa Barat, MPN Indonesia 26 Januari 2026 - Sebanyak 25 kantong jenazah telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, hingga Minggu (25/1) pukul 16.35 WIB.

Dari jumlah tersebut, 11 jenazah telah teridentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh.

Proses identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.

“Dari 25 kantong jenazah yang dievakuasi, sebanyak 11 korban telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, kepada wartawan.

Sementara itu, enam jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi, dan delapan sisanya belum teridentifikasi secara pasti.

Proses Identifikasi Masih Berlangsung

Proses identifikasi terhadap jenazah lainnya masih berlangsung di bawah koordinasi tim DVI Polri.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, pencocokan data membutuhkan waktu lebih lama apabila jenazah ditemukan dalam bentuk potongan tubuh.

“Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem,” ujar Abdul Muhari, Senin (26/1).

Proses Pencarian Diteruskan

Polri mengerahkan 20 personel dari Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam dalam operasi pencarian ini.

Tim dipimpin oleh IPTU Erasmus sebagai Katim K9, didukung tim veteriner, handler, pelindung, dan pengemudi.

Enam ekor anjing pelacak yang memiliki keahlian dalam pencarian korban meninggal atau cadaver search juga diturunkan.

Tim K9 SAR ini dilengkapi dengan satu unit truk boks dan empat unit kendaraan ransus Navara K9 untuk mendukung mobilitas di medan bencana.

Baca Juga:  Gibran Rakabuming Minta Maaf kalau Ada Kekurangan Soal Penanganan Bencana

Operasi pencarian dilanjutkan kembali pada pagi hari Senin (26/1), dengan fokus pada titik-titik yang telah dipetakan menggunakan gambar dari drone.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending