Connect with us

Teknologi

Masjid di Depok Viral, Buat Robot Digital untuk Tingkatkan Antusias Anak-anak Rajin Tarawih

Salah satu inisiator Program Presensi Masjid Al Marjan, Ilham, menjelaskan bahwa karakter robot dipilih untuk menyasar minat anak-anak.

Logompn

Published

on

Unik! Masjid AlMarjan Luncurkan Robot Digital, Bikin Anak anak Antusias Tarawih selama Ramadan
Masjid AlMarjan Luncurkan Robot Digital, Bikin Anak-Anak Antusias Tarawih selama Ramadan | Gambar: YouTube/Masjid AlMarjan

Jawa Barat, MPN Indonesia 11 Februari 2026 - Masjid Al Marjan di komplek Permata Depok Regensi, Ratu Jaya, Depok, Jawa Barat, menggelar rangkaian kegiatan Tarhib Ramadan pada Minggu (8/2) sebagai ajang perkenalan program presensi digital berbasis robot STAM–SEDH kepada anak-anak generasi Alpha.

Kegiatan ini menjadi pembuka dari program utama Ramadan, yang sebelumnya telah diterapkan sejak Ramadan 2022 untuk mendorong partisipasi anak-anak dalam salat tarawih secara rutin.

Dalam program ini, anak-anak tidak menggunakan gawai pribadi, melainkan membawa kartu barcode yang dipindai setiap selesai salat isya dan tarawih.

Hasil scan akan menampilkan progres pembangunan robot digital STAM dan SEDH di layar monitor besar, dengan sistem gamifikasi yang memungkinkan anak-anak mengumpulkan kepingan robot dan membuka aksesori digital secara bertahap.

Masjid Al Marjan mencatat kehadiran 277 anak selama Ramadan tahun 2025 melalui sistem ini.

Pemilihan Karakter STAM–SEDH

Salah satu inisiator Program Presensi Masjid Al Marjan, Ilham, menjelaskan bahwa pendekatan menggunakan karakter robot dipilih dengan harapan anak-anak akan lebih mudah mengingat serta untuk menghindari kontroversi visualisasi tokoh dalam Islam.

“Dipilih robot. Yang netral gender alias tidak cowok, tidak cewek, dan bukan manusia juga. Tapi memiliki anatomi yang dekat dengan manusia. Jadi adegan seperti berjalan, mengambil barang, shake hands bisa dilakukan semua. Masih relate,” ujarnya kepada MPN Indonesia, Senin (9/2).

Antusiasme Anak-anak

Antusiasme anak-anak terlihat dari pengalaman langsung mereka di tahun sebelumnya.

Dalam kanal YouTube Masjid Al Marjan, salah satu anak menyatakan bahwa ia sangat menyukai program presensi tersebut.

“Robot aku suka banget. Jadi, tuh kayak sosok inspiratif buat narik anak-anak buat ngumpulin robot sampai nanti 30. Habis itu nanti dikasih robotnya tuh bagus pokoknya,” kata Kenzie, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Masjid Al Marjan.

Baca Juga:  Ngabuburit Asyik! Ancol Gratiskan Tiket Masuk selama Ramadan Mulai Pukul 17.00 WIB

Senada dengan itu, Zikra mengatakan program gagasan Masjid Al Marjan tersebut berhasil membuatnya semangat untuk menunaikan ibadah tarawih.

“Kalau di sini tuh, setiap tarawih tuh pasti tuh ada scan gitu. Jadi tuh yang bikin unik terus bikin malah semangat gitu tarawihnya buat ngumpulin kepingan-kepingan robotnya,” ujar Zikra.

Target Jangkau 1.000 Santri pada Ramadan 2026

Untuk mendukung sistem STAM–SEDH, panitia menyediakan sejumlah perangkat seperti layar TV, Mini PC atau desktop, webcam, laptop (Windows/Mac), dan gadget operasional.

Program ini ditargetkan menjangkau 1.000 santri pada Ramadan 2026, dengan sistem serupa yang akan diterapkan di 10 masjid lain.

“Angka 1.000 itu angka realistis untuk scale up. Karena di Masjid Al Marjan sendiri sudah ada setidaknya 250-an aktif jika mengacu ke tahun lalu yang sampai di angka 277,” kata Ilham.

Hingga saat ini, 10 masjid yang telah mengadopsi program STAM–SEDH, yakni:

  • Masjid Al Marjan – Depok
  • Masjid Al Ihsan – Permata Depok
  • Masjid Al Falah Anggrek 3 GDC
  • Masjid Husnul Khatimah – Yogyakarta
  • Masjid Baitussalam – Bogor
  • Masjid KH M. Yusuf – Pesona Khayangan Margonda
  • Masjid Al Kautsar – Pesona Khayangan Juanda
  • Masjid Baiturrahman – Jatijajar
  • Musala Al Barokah – Cibinong
  • Musala Darul Fattah – Legoso Ciputat

Strategi perluasan dilakukan melalui pendekatan langsung ke para pengurus masjid terlebih dulu.

“Cara kami adalah dengan presentasi masjid ke masjid melalui koresponden dengan DKM terlebih dahulu. Sampai sekarang masih ada beberapa masjid lain yang berproses di internal masing-masing untuk ikut program ini,” ujar Ilham.

(AKM/NID/RAD)

Trending