Connect with us

Politik

Thomas Djiwandono Resmi Dilantik jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia

Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031 pada Senin (9/2).

Logompn

Published

on

Thomas Djiwandono Resmi Dilantik jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia
Thomas Djiwandono Resmi Dilantik jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia | Gambar: YouTube/Mahkamah Agung

MPN Indonesia 9 Februari 2026 - Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031 pada Senin (9/2), di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto dan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 10/P Tahun 2026 tertanggal 3 Februari 2026.

Thomas menggantikan Juda Agung, yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada 13 Januari 2026 dan kini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Sumpah Jabatan

Dalam sumpah jabatan yang diucapkannya, Thomas menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional.

“Saya berjanji bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban-kewajiban deputi gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Saya berjanji bahwa saya akan setia kepada negara dan konstitusi haluan negara,” ujar Thomas saat pelantikan.

Pengangkatan Thomas sebagai deputi gubernur BI telah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi XI DPR RI pada 26 Januari lalu.

Kemudian dilanjutkan dengan pengesahan di rapat paripurna DPR pada 27 Januari.

Dinilai Sangat Profesional

Thomas sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 21 Oktober 2024 dalam Kabinet Merah Putih.

Ia merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto, melalui ibunya, Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo, yang adalah kakak kandung presiden.

Meski demikian, Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa faktor profesionalisme lebih diutamakan dalam pemilihan Thomas.

“Fakta Pak Thomas keponakan (Presiden) itu iya. Tapi dia tadi sangat profesional menjelaskan tentang bagaimana kebijakan-kebijakan itu diambil dalam sebuah proses. Sehingga kalau menurut saya, isu itu bisa dikesampingkan bahwa ada profesionalisme,” ujar Misbakhun saat ditemui di Gedung DPR RI.

Baca Juga:  Suahasil Nazara: Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Lunas

Menurut Misbakhun, Thomas dapat menjelaskan pentingnya sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal, suatu hal yang dianggap krusial dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh fraksi di Komisi XI menyetujui pengangkatan Thomas secara musyawarah mufakat.

Sejumlah Pejabat Turut Hadir

Pelantikan Thomas dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.

Hadir pula Wakil Ketua MA Bidang Yudisial dan Non Yudisial, para Ketua Kamar di Mahkamah Agung, jajaran pejabat eselon I Mahkamah Agung, serta pejabat Bank Indonesia.

(AKM/NID/RAD)

Trending