Connect with us

Viral

Viral! Istri Selingkuh, Suami di Probolinggo Minta Selingkuhan Nikahi Istrinya

Peristiwa tidak biasa terjadi di Kabupaten Probolinggo saat seorang pria menangkap basah istrinya menjalin hubungan dengan pria lain.

Logompn

Published

on

Viral! Istri Selingkuh, Suami di Probolinggo Minta Selingkuhan Nikahi Istrinya
Viral! Istri Selingkuh, Suami di Probolinggo Minta Selingkuhan Nikahi Istrinya | Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Timur, MPN Indonesia 11 Februari 2026 - Peristiwa tidak biasa terjadi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, saat seorang pria berinisial E menangkap basah istrinya, S, menjalin hubungan tidak sah dengan pria lain berinisial Y.

Kejadian ini kemudian viral di media sosial setelah terekam dalam sebuah video yang memperlihatkan proses mediasi keluarga, di mana E justru meminta Y menikahi istrinya.

“Istri Selingkuh di Probolinggo, Sang Suami Justru Minta Selingkuhan Nikahi Istrinya,” tulis keterangan unggahan Instagram @cakapviral.id, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (11/2).

Awal Mula Ketahuan Selingkuh

Insiden tersebut terjadi setelah E mulai curiga terhadap perilaku istrinya yang kerap keluar rumah tanpa alasan jelas dan mulai jarang berkomunikasi.

Kecurigaan itu terbukti ketika E pulang kerja lebih awal dan mendapati istrinya bersama Y.

“Saya menemukan mereka secara tidak sengaja ketika saya pulang kerja lebih awal. Awalnya saya sangat marah, tapi setelah berpikir matang dan berbicara dengan keduanya, saya menyadari bahwa hubungan saya dengan istri sudah tidak lagi harmonis,” ujar E, dikutip MPN Indonesia dari Akurat.co.

Alih-alih menggunakan kekerasan, E mengambil langkah berbeda dengan meminta agar Y bertanggung jawab menikahi S.

Permintaan itu disampaikan langsung dalam forum mediasi yang dihadiri keluarga besar dan tokoh masyarakat setempat.

Proses Mediasi Berlangsung Damai

Dalam proses mediasi yang berlangsung kondusif, Y mengakui kesalahannya secara terbuka. Ia menyatakan siap bertanggung jawab dan menikahi S.

S sendiri mengaku menyesal atas perbuatannya dan menyatakan siap menjalani keputusan keluarga.

Ketua RT setempat juga turut terlibat dalam penyelesaian masalah ini. Ia memastikan bahwa proses mediasi telah dilakukan dengan bijak agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Baca Juga:  Main Sunat-sunatan, Bocah di Solo Malah Sunat Beneran Temannya

“Kita berusaha menangani kasus ini dengan bijak agar tidak menimbulkan konflik yang lebih besar. Semua pihak telah sepakat untuk menyelesaikan masalah ini melalui proses yang sesuai dengan norma agama dan hukum,” ujar Ketua RT.

(AKM/NID/RAD)

Trending