Internasional
Rusia Blokir WhatsApp, Pengguna Diminta Pindah ke Aplikasi Lokal MAX
Pemerintah Rusia resmi memblokir WhatsApp sejak Desember 2025. Sekitar 100 juta pengguna terdampak kebijakan ini.
MPN Indonesia 13 Februari 2026 - Pemerintah Rusia secara resmi memblokir layanan pesan WhatsApp yang dimiliki oleh perusahaan Meta sejak akhir Desember 2025.
Kebijakan ini diumumkan secara publik pada Kamis (12/2), dan berdampak pada sekitar 100 juta pengguna di negara tersebut.
Pemblokiran dilakukan sebagai bentuk tekanan agar masyarakat Rusia beralih ke aplikasi lokal bernama Max, yang telah diwajibkan sejak 2025 untuk terinstal di seluruh perangkat baru di Rusia.
“Hari ini pemerintah Rusia mencoba memblokir WhatsApp sepenuhnya sebagai upaya mendorong warganya beralih ke aplikasi pengawasan buatan dalam negeri,” tulis WhatsApp melalui akun X (Twitter) @WhatsApp dikutip MPN Indonesia pada Jumat, (13/2).
WhatsApp juga menyebut bahwa upaya ini merupakan langkah mundur dalam hal keamanan dan komunikasi bagi penggunanya di Rusia.
“Kami terus melakukan segala yang kami bisa untuk menjaga pengguna tetap terhubung,” lanjut WhatsApp dalam pernyataan resminya.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa blokir terhadap WhatsApp diberlakukan karena Meta dinilai tidak patuh terhadap regulasi nasional.
“Jika perusahaan (Meta) tetap tidak mau kompromi, bisa saya katakan (Meta) menunjukan ketidaksiapan dan menjalin dialog dengan pemerintah Rusia, maka tidak ada peluang (pemulihan),” ujar Dmitry, dikutip MPN Indonesia melalui Reuters pada Jumat, (13/20).
Ia juga menyarankan agar masyarakat Rusia menggunakan Max, yang disebut sebagai “aplikasi pesan nasional yang mudah diakses dan tersedia di pasaran untuk warga.”
Alasan Pemblokiran WhatsApp dan Dampaknya
Pemblokiran WhatsApp ini menyusul laporan dari Roskomnadzor, badan pengawas komunikasi Rusia, yang menyatakan bahwa WhatsApp digunakan untuk:
- Mengorganisasi dan melakukan aksi teror di wilayah Rusia
- Merekrut pelaku
- Melakukan penipuan dan kejahatan terhadap warga
“WhatsApp terus melanggar hukum Rusia. Aplikasi perpesanan itu digunakan untuk mengorganisasi dan melakukan aksi teror di wilayah negara, merekrut pelakunya, serta melakukan penipuan dan kejahatan lain terhadap warga kami,” kata juru bicara Roskomnadzor, dikutip MPN Indonesia melalui Straits Times pada Jumat, (13/2).
Langkah pembatasan ini mulai terasa sejak akhir Desember 2025, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Ribuan pengguna mengeluhkan gangguan akses yang berdampak pada komunikasi selama liburan.
WhatsApp Dihapus dari Direktori Roskomnadzor
Menurut laporan Financial Times, WhatsApp telah dihapus dari direktori online Roskomnadzor.
Ini berarti aplikasi tersebut secara resmi tidak lagi diizinkan beroperasi di ranah internet Rusia.
Akses ke WhatsApp kini hanya dapat dilakukan melalui VPN oleh sebagian warga.
Langkah Rusia terhadap WhatsApp bukan yang pertama. Sebelumnya, pemerintah juga membatasi layanan lain milik Meta, seperti Facebook dan Instagram, serta media sosial lain seperti Twitter dan YouTube.
Selain itu, aplikasi perpesanan Telegram juga mengalami perlambatan dan pembatasan serupa, meskipun penggunaannya masih tinggi, terutama di wilayah konflik seperti perbatasan Ukraina.
Max jadi Aplikasi Pengganti Resmi
Aplikasi Max yang didorong pemerintah Rusia sebagai pengganti WhatsApp dirancang sebagai super-app serupa WeChat di China.
Max tidak menggunakan sistem enkripsi end-to-end seperti WhatsApp.
Para ahli menyebut aplikasi ini berpotensi digunakan untuk pengawasan dan pengumpulan data oleh negara.
“Max adalah alternatif yang mudah diakses, aplikasi pesan nasional. Dan aplikasi ini tersedia di pasaran untuk warga,” ujar Juru bicara Kremlin, dikutip MPN Indonesia dari CNBC.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
