Connect with us

Berita

Pelajar SMA Tewas di Pantai Pandeglang usai Hilang Terseret Ombak

Remaja 17 tahun terseret ombak saat beraktivitas di Pantai Camara. Korban ditemukan 50 meter dari lokasi kejadian.

Logompn

Published

on

Pelajar SMA Tewas di Pantai Pandeglang usai Hilang 2 Hari Terseret Ombak
Pelajar SMA Tewas di Pantai Pandeglang usai Hilang Terseret Ombak. Gambar: Ilustrasi Canva

Banten, MPN Indonesia 18 Februari 2026 - Seorang pelajar berusia 17 tahun asal Kabupaten Tangerang, Banten, bernama Sammy Alvitrano Nurwahid Prasetyo ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (17/2) sekitar pukul 09.25 WIB di Pantai Camara, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

Korban dilaporkan hilang ke BPBD Kabupaten Pandeglang pada Senin, (16/2), usai terseret ombak saat beraktivitas di sekitar tepi pantai.

Komandan Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Vicky Meidy, menyatakan bahwa korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, relawan, serta unsur masyarakat.

“Kami menemukan korban kurang lebih 50 meter dari LKP pada pukul 09.25. Langsung korban dibawa ke Puskesmas Sumur,” ujar Vicky kepada wartawan.

Jenazah Sammy kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sumur untuk penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi pencarian dinyatakan selesai setelah korban ditemukan.

Kronologi dan Kondisi Lokasi Kejadian

Korban yang diketahui sebagai siswa salah satu SMA negeri di Kabupaten Tangerang ini terseret ombak saat tengah berada di sekitar bibir Pantai Camara sekitar pukul 16.00 WIB Senin, (16/2).

Peristiwa terjadi pada saat kondisi gelombang laut selatan Pandeglang mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter.

“Korban sebelumnya dilaporkan terseret ombak saat beraktivitas di sekitar pantai,” kata Vicky.

Pencarian dibagi ke dalam dua regu, dengan metode penyisiran di wilayah darat dan perairan.

Proses pencarian sempat mengalami kendala akibat cuaca ekstrem, seperti arus laut yang kuat, gelombang tinggi, serta putaran angin yang cukup kencang.

“Untuk kondisi saat ini memang cuaca sedang ekstrem. Kendalanya di arus dan gelombang, kemudian putaran angin yang cukup kuat,” jelas Vicky.

Baca Juga:  Penumpang Transnusa Kaget usai Kopernya Ditempel Kata Tak Senonoh Ini

Setelah pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Setelah dilakukan upaya pencarian intensif selama dua hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” lanjut Vicky.

Tim dan Unsur yang Terlibat

Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya:

  • TNI, melalui bantuan dari TNI AL dan Koramil Cigeulis
  • Polri, melalui Polairud dan Polsek Cigeulis
  • Relawan dan masyarakat sekitar

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR resmi ditutup.

“Korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sumur untuk penanganan medis, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ucap Vicky.

Imbauan Kepada Masyarakat

Melihat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, tim SAR mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berwisata, khususnya di wilayah pesisir selatan Banten seperti Pantai Camara yang dikenal memiliki karakter ombak besar dan arus kuat.

“Kami imbau kembali, tetaplah bijak saat berwisata, baik di air, di gunung maupun di mana pun. Tetaplah berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan wisata,” tegas Vicky Meidy.

Warga dan wisatawan juga diingatkan untuk selalu memantau peringatan dini dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di sekitar pantai, terutama selama musim cuaca ekstrem.

(AKM/NID/RAD)

Trending