Connect with us

Berita

23 Rumah di Wonosobo Roboh Diterjang Puting Beliung, Warga Panik Berhamburan

Angin puting beliung disertai hujan deras melanda Desa Kebrengan, Wonosobo, menyebabkan 23 rumah rusak. Petugas gabungan melakukan penanganan darurat dan pendataan kerusakan.

Logompn

Published

on

23 rumah di wonosobo roboh diterjang puting beliung, warga panik berhamburan
23 Rumah di Wonosobo Roboh Diterjang Puting Beliung, Warga Panik Berhamburan. Gambar : Dok. Polres Wonosobo

Jawa Tengah, MPN Indonesia 5 Desember 2025 - Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Kebrengan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Kamis (4/12) sekitar pukul 12.30 WIB.

Bencana alam ini mengakibatkan 23 rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, dan memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Penanganan segera dilakukan oleh petugas gabungan bersama warga.

Respons Cepat Petugas di Lokasi

Bencana tersebut langsung direspons oleh Personel Siaga Bhayangkara Polres Wonosobo, Polsek Mojotengah, BPBD, Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Kecamatan Mojotengah, serta warga setempat.

Mereka bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, mulai dari membersihkan puing bangunan, menyingkirkan pohon tumbang, hingga memastikan jalur evakuasi tidak terhalang.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, menyatakan bahwa kehadiran petugas merupakan bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat saat terjadi bencana.

“Kami memastikan seluruh personel bergerak cepat untuk membantu warga. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat serta memastikan proses evakuasi dan pendataan berjalan cepat dan tepat,” ujar AKBP M. Kasim dalam keterangannya, Kamis (4/12).

Penanganan Darurat dan Pendataan Kerusakan

Setelah situasi mulai terkendali, petugas gabungan melakukan pendataan rumah terdampak.

Hingga saat ini, tercatat 23 rumah mengalami kerusakan akibat puting beliung, dengan sebagian besar kerusakan berada pada bagian atap yang tersapu angin kencang.

Proses penanganan dilakukan melalui gotong royong antara petugas dan warga.

Mereka membersihkan puing, mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan, serta menyingkirkan ranting dan pohon tumbang yang sempat menghalangi akses jalan utama desa.

AKBP M. Kasim menambahkan bahwa pihaknya terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan relawan untuk mempercepat penyaluran bantuan.

Baca Juga:  BPBD Catat 64 Rumah Rusak akibat Gempa di Situbondo

“Kami bersama personel masih melakukan pendataan lebih lanjut akibat kejadian ini,” pungkasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa akan dilakukan kerja bakti bersama warga untuk pembersihan menyeluruh di wilayah terdampak.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah, khususnya Wonosobo, yang belakangan ini sering dilanda cuaca buruk.

(AKM/NID/RAD)

Trending