Connect with us

Berita

Antusias Masyarakat Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Antusiasme masyarakat mendorong Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajukan tambahan 150 ribu kuota Program MagangHub 2026.

Logompn

Published

on

Antusias Masyarakat Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026 (1)
Antusias Masyarakat Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026. Gambar: Dok. Kemnaker

MPN Indonesia 12 April 2026 - Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap program magang mendorong Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajukan tambahan 150 ribu kuota Program Magang Nasional (MagangHub) 2026.

Usulan tersebut disampaikan sebagai langkah memperluas akses pengalaman kerja bagi lulusan baru sekaligus memenuhi kebutuhan industri akan tenaga kerja siap pakai.

“Program Magang Nasional saat ini masih dalam tahap pengusulan anggaran,” kata Yassierli dalam keterangan tertulis yang diterima MPN Indonesia pada Jumat (10/4).

“Dengan dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kemenko Bidang Perekonomian, kami berharap program ini bisa dilaksanakan sehingga harapan para calon peserta magang untuk memperoleh kesempatan ikut program ini dapat terwujud,” tambah dia.

Yassierli menekankan pentingnya pemerataan akses agar MagangHub tidak hanya berfokus pada kota-kota besar.

“Dalam pelaksanaannya nanti, Kemnaker berkomitmen menjunjung prinsip pemerataan. Daerah dengan tingkat pengangguran yang tinggi diharapkan dapat memperoleh proporsi kuota magang yang lebih besar,” kata Yassierli.

Solusi bagi Pencari Kerja Fresh Graduate dan Perusahaan

Antusias Masyarakat Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional
Menaker Yassierli saat Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (9/4/). Gambar: Dok. Kemnaker

Penambahan kuota dalam program Magang Nasional 2026 dinilai penting untuk menjawab tantangan lulusan baru yang kerap menghadapi kendala minim pengalaman kerja.

Di sisi lain, dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan praktis dan siap terjun ke lapangan.

Melalui kebijakan ini, program magang diharapkan mampu menjembatani kebutuhan antara dunia pendidikan dan industri.

Program Magang Nasional yang terintegrasi melalui platform MagangHub itu juga dirancang untuk menjangkau wilayah Indonesia bagian Barat, Tengah, hingga Timur.

“Kami pastikan bidang magang akan dibuat beragam, tidak terfokus pada satu sektor saja. Namun, rencana ini masih dalam proses pembahasan lanjutan dan koordinasi lintas sektoral sebelum diputuskan secara final,” ujar Yassierli.

Baca Juga:  Jadi Biang Kemacetan, Jalan Rawa Buntu akan Dilebarkan 10 Meter

Melalui MagangHub, pemerintah menargetkan peningkatan kesiapan kerja lulusan serta penguatan konektivitas antara dunia pendidikan dan industri.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending