Connect with us

Berita

Band Sukatani Angkat Suara, Akui Ada Intimidasi dari Polisi dan PHK Sepihak Vokalisnya sebagai Guru

Sukatani akhinya angkat suara usai ramai soal dugaan intimidasi yang diterimanya terkait lagu Bayar Bayar Bayar.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 X 849 Px) Mpn 2025 03 03t091810.428
Band Sukatani benarkan ada intimidasi dari polisi | Gambar: IG/@sukatani.band

MPN Indonesia 3 Maret 2025 - Grup band asal Purbalingga, Sukatani akhinya angkat suara usai ramai soal dugaan intimidasi yang diterimanya terkait lagu Bayar Bayar Bayar yang liriknya ditujukan pada kepolisian.

Melalui akun Instagram pribadinya, band Sukatani mengatakan bahwa isu yang beredar di media sosial soal intimidasi adalah benar adanya.

“Tekanan dan intimidasi dari Kepolisian terus kami dapatkan hingga akhirnya video klarifikasi atas lagu Bayar Bayar Bayar kami unggah di media sosial,” tulis Sukatani pada Minggu (2/3), seperti dikutip MPN Indonesia dari Instagram @sukatani.band.

“Kejadian tersebut membuat kami mengalami berbagai kerugian baik secara materiil maupun nonmateriil,” imbuhnya.

Akui Pemecatan Sepihak Novi sebagai Guru

Dalam klarifikasi tersebut, Sukatani juga mengomentari soal isu pemecatan salah satu personilnya, Novi Citra Indriati alias Twister Angel sebagai guru.

Sukatani menegaskan bahwa pemutusan hubungan kerja tersebut dilakukan secara sepihak oleh pihak yayasan dengan alasan Novi merupakan bagian dari Sukatani.

“Kami meluruskan bahwa Twister Angel benar-benar diberhentikan (Pemutusan Hubungan Kerja) secara sepihak oleh yayasan tempatnya mengajar dengan alasan ‘Twister Angel termasuk salah satu personel Sukatani Band Punk’,” ujar Sukatani.

Sukatani juga menyoroti bahwa pemecatan tersebut dilakukan tanpa memberikan kesempatan bagi Twister Angel untuk menyampaikan klarifikasi.

“Pemecatan tersebut dilakukan tanpa memberikan ruang dan kesempatan bagi Twister Angel untuk dimintai keterangan,” lanjutnya.

“Bahkan, dalam surat pemecatan yang diterima, sama sekali tidak dijelaskan apakah keikutsertaan Twister Angel sebagai personel Sukatani dianggap sebagai pelanggaran berat,” pungkasnya.

Tak Mau jadi Duta Polisi

Sebelumnya, usai isu intimidasi polisi kepada Sukatani meluas, Kapolri menawarkan agar Sukatani jadi Duta Polisi. Ia juga mengatakan bahwa Polri tak antikritik.

Baca Juga:  Pelaku Pelecehan Seksual Siswi di Jakarta Timur adalah Guru Ekskul

Menanggapi tawaran ini, Sukatani secara tegas menolaknya.

“Bahkan khususnya kepada Sukatani, tawaran menjadi Duta Polisi dari Kapolri, dengan itu kami menolak dengan tegas tawaran menjadi Duta Kepolisian tersebut,” ujar Sukatani.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending