Connect with us

Berita

Bandara Ngurah Rai Sempat Ditutup Imbas Kendala Teknis Pesawat Airfast

Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup sementara pada Sabtu (8/3) akibat kendala teknis pesawat Airfast Indonesia.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 10t132810.157
Bandara Ngurah Rai Ditutup Imbas Kendala Teknis Pesawat Airfast | Gambar: Bandara Ngurah Rai

MPN Indonesia 10 Maret 2025 - Bandara I Gusti Ngurah Rai mengalami penutupan sementara pada Sabtu (8/3) akibat kendala teknis yang dialami pesawat Airfast Indonesia.

Insiden ini menyebabkan gangguan operasional bandara selama kurang lebih dua jam.

General Manager Bandara Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menjelaskan bahwa penutupan dilakukan karena pesawat Airfast dengan nomor registrasi DH PK OAM 6 dari Benete, Sumbawa Barat, mengalami kendala teknis saat mendarat di Bali pada pukul 09.26 WITA.

Beruntungnya, tujuh penumpang di dalam pesawat tidak mengalami cedera serius dan segera dievakuasi.

“Akibat kendala tersebut, pesawat sempat berada di runway, sehingga untuk alasan keselamatan dan keamanan operasional penerbangan, untuk sementara runway tidak dapat didarati dan digunakan untuk lepas landas,” ujar Ahmad Syaugi dikutip MPN Indonesia dari Antara, Senin (10/3).

Jadwal Penerbangan Terganggu

Berdasarkan NOTAM Nomor A0668/25 NOTAMN, landasan pacu ditutup sementara mulai pukul 10.15 WITA hingga 12.10 WITA.

Penutupan dilakukan untuk mengevakuasi pesawat dan memastikan tidak ada objek asing yang tertinggal di runway yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

Akibat insiden ini, sejumlah penerbangan terdampak. Tercatat 10 penerbangan keberangkatan mengalami penundaan, terdiri dari lima penerbangan domestik dan lima penerbangan internasional.

Sementara itu, pada kedatangan, terdapat 21 penerbangan yang terdampak, terdiri dari sembilan penerbangan domestik dan 12 penerbangan internasional.

Pengalihan dan Pembatalan Penerbangan

Selain keterlambatan, beberapa penerbangan juga dialihkan ke bandara lain. Sebanyak enam penerbangan dialihkan ke Lombok, lima ke Surabaya, tiga ke Makassar, dua ke Semarang, serta masing-masing satu penerbangan ke Jakarta dan Banyuwangi.

Tidak hanya itu, terdapat tiga penerbangan yang harus kembali ke bandara asal atau Return To Base (RTB).

Baca Juga:  Sebanyak 1.700 Pendatang Baru Tiba di Jakarta usai Lebaran

Penerbangan yang kembali ke bandara asal tersebut berasal dari Lombok, Jakarta, dan Singapura.

(AKM/NID/RAD)

Trending