Berita
Becak di Solo Kini Bisa Dibayar Pakai QRIS!
Sebanyak 250 tukang becak di Solo kini terima pembayaran dengan QRIS. Ini bagian dari target Solo jadi Kota Cashless pada 2028.
Jawa Tengah, MPN Indonesia 29 Juni 2025 - Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah mulai menerapkan sistem pembayaran nontunai menggunakan QRIS untuk transportasi becak sejak Kamis (26/6).
Sebanyak 250 tukang becak telah dibekali sistem ini guna mendukung program Solo sebagai Kota Cashless pada 2028.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyebut penggunaan QRIS pada becak wisata menjadi tahap awal untuk mendorong digitalisasi di sektor transportasi tradisional.
“Saya tadi menarget 2028 Solo Kota Cashless sampai retribusi, sampai pajak-pajaknya, transaksinya di pasar, transaksinya di Paguyuban UMKM. Luar biasa becak sudah bisa pelan-pelan tersosialisasi,” kata Respati kepada wartawan di Balai Kota Solo, Kamis (26/6).
Tarif Becak Akan Gunakan Sistem Paket
Becak wisata yang menerima QRIS akan difokuskan pada perjalanan jarak pendek dengan rute tertentu. Tarif sedang disusun agar bisa dihitung per kilometer dan memiliki kepastian harga.
“Tarif masih digodok. Kalau bisa per kilometer berapa, biar ada kepastian harga. Nggak ada nyang-nyangan (tawar-menawar), nggak ada ngepruk harga,” ujar Respati.
Bank Indonesia Dukung Digitalisasi Transportasi Tradisional
Plt Kepala Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Aries Purnomohadi, menyatakan jumlah becak pengguna QRIS telah bertambah dari 100 menjadi 250.
Ia menyebut becak sebagai bagian dari kekayaan wisata transportasi Solo yang harus terus dikembangkan.
“Dulu tahap pertama ada 100 becak, tahap ini ada lebih banyak, 250 becak QRIS,” jelasnya.
Selain becak, sistem pembayaran digital juga akan diperluas ke moda transportasi tradisional lain seperti andong dan bendi.
“Kuliner iya, tradisionalnya ada. Izin Pak Wali, untuk andong dan bendi juga akan kami garap bareng-bareng,” ungkapnya.
Bank Indonesia mencatat, dari Januari hingga Mei 2025, transaksi QRIS di Kota Solo mencapai Rp2,2 triliun dari total Rp4 triliun di wilayah sekitarnya. Jumlah transaksi mencapai 44 juta kali, dengan 50% terjadi di Solo.
Tukang Becak: QRIS Memudahkan dan Bisa Nabung
Eko, tukang becak asal Bibis, Banjarsari, menyambut baik sistem QRIS.
Ia mengaku baru pertama kali menggunakan sistem ini selama dua tahun bekerja sebagai pengemudi becak.
“Ya simple aja pakai QRIS. Kalau tidak ada uang cash bisa lewat HP,” tegasnya.
Eko menyebut hasil narik becaknya sebagian diberikan kepada istri dan sebagian lagi ditabung.
“Uang hasil narik becak sebagian saya kasihkan istri. Sebagian buat pegangan sendiri. Dengan QRIS ini bisa buat nabung,” imbuhnya.
Ia juga menyebut tarif sudah dipaketkan. Misalnya, tarif dari Benteng Vastenburg ke Pasar Klewer dipatok Rp15.000 per perjalanan.
“Harganya sudah paketan. Kalau ke Pasar KlewerRp 15.000 sekali angkut. Sehari bisa narik lima-enam orang,” tutupnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
