Berita
BMKG Peringatkan Potensi Gempa Megathrust 8,8 SR di Yogyakarta, Tsunami 22 Meter Ancam 3 Kabupaten
BMKG peringatkan potensi gempa megathrust M 8,8 dan tsunami 22 meter di DIY. Warga pesisir diimbau siaga dan pahami waktu evakuasi maksimal 42 menit.
MPN Indonesia 17 Juni 2025 - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan tentang potensi gempa megathrust dengan magnitudo 8,8 yang berisiko mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Jika terjadi, gempa ini diperkirakan dapat memicu tsunami setinggi 22 meter yang mengancam wilayah pesisir selatan.
Peringatan ini berdasarkan kajian bersama antara BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY. Tiga kabupaten yang menjadi fokus ancaman adalah Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo.
Waktu Evakuasi Maksimal 42 Menit
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad, menyampaikan bahwa masyarakat memiliki waktu sekitar 38 hingga 42 menit untuk evakuasi setelah gempa sebelum tsunami tiba di daratan.
“Kajian yang sudah dilakukan BMKG, bahwa kita punya risiko gempa megathrust di (magnitudo) 8,8. Kemudian di tiga kabupaten, Bantul, Gunungkidul dan Kulon Progo itu ada potensi terjadi tsunami,” jelas Noviar kepada wartawan di Pantai Samas, Sanden, Bantul, Rabu (11/6).
Berdasarkan skenario tersebut, Bantul dan Kulon Progo diperkirakan akan mengalami dampak terparah dengan ketinggian tsunami mencapai 18–22 meter.
Sementara Gunungkidul relatif lebih aman karena karakteristik geografisnya.
“Untuk Gunungkidul relatif aman jika terjadi tsunami karena lokasi geografisnya memiliki tebing,” tambah Noviar.
Zona Aman dan Wilayah Rawan
BMKG dan BPBD DIY menyarankan masyarakat untuk tinggal di zona aman yang berjarak minimal empat kilometer dari bibir pantai.
Selain itu, wilayah sekitar jalur sungai, terutama yang bermuara ke laut, juga masuk kategori zona merah yang rawan diterjang gelombang tsunami.
Kecepatan gelombang yang tinggi menjadi ancaman serius bagi warga pesisir, sehingga kesiapsiagaan dan kecepatan evakuasi menjadi faktor penting dalam menghadapi bencana.
Imbauan dan Edukasi Masyarakat
Untuk mengurangi risiko, BPBD DIY terus mengedukasi masyarakat tentang prosedur evakuasi dan kesiapsiagaan bencana.
Warga diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.
“Kami imbau masyarakat untuk tidak panik dan mengikuti petunjuk resmi dari instansi terkait, terutama dalam menghadapi potensi gempa dan tsunami yang mengancam keselamatan jiwa,” pungkas Noviar.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
