Connect with us

Berita

BMKG Update Kondisi Gunung Lewotobi Laki-Laki usai Erupsi, Tiga Bandara Ditutup

BMKG memastikan terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 18t165849.950
Citra satelit sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Lewotobi per 17 Juni 2025 | Gambar: Dok. BMKG

Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 18 Juni 2025 - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur.

Laporan terbaru per 17 Juni 2025 pukul 00.00 WTC menunjukkan kolom abu vulkanik masih terpantau di ketinggian mencapai 35.000 hingga 53.000 kaki, dengan arah sebaran ke selatan dan barat berkecepatan 20-25 knot.

BMKG bekerja sama dengan Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin serta menggunakan data satelit Himawari 9 Jepang dan pengamatan langsung di lapangan untuk memastikan keakuratan informasi.

Berdasarkan kode warna penerbangan, status aktivitas gunung ditetapkan dalam kategori red atau siaga penuh untuk penerbangan.

“BMKG dalam memonitor Volcanic Ash (VA) selalu berkoordinasi dan merujuk pada Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin sesuai regulasi International Civil Aviation Organization (ICAO),” demikian pernyataan resmi BMKG yang diterima MPN Indonesia pada Rabu (18/6).

Bandara Mulai Beroperasi Normal

Erupsi ini sempat memengaruhi operasional sejumlah bandara di NTT dan sekitarnya.

Berdasarkan data ASHTAM VAWR 3697, 17 Juni pukul 22.30 UTC, sebanyak 15 bandara berada dalam zona terdampak abu vulkanik.

Namun, per 18 Juni pagi, sebagian besar bandara dinyatakan kembali beroperasi secara normal, di antaranya:

  • Bandara I Gusti Ngurah Rai – Denpasar
  • Bandara El Tari – Kupang
  • Bandara Komodo – Labuan Bajo
  • Bandara Gewayantana – Larantuka
  • Bandara Frans Sales Lega
  • Bandara Sultan Muhammad Salahuddin – Bima
  • Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin – Sumbawa
  • Bandara Umbu Mehang Kunda – Waingapu
  • Bandara Tambolaka – Sumba

Namun demikian, tiga bandara masih dinyatakan closed akibat kontaminasi abu vulkanik berdasarkan hasil paper test positif, yakni:

  • Bandara Fransiskus Xaverius Seda – Maumere
  • Bandara Soa – Bajawa
  • Bandara H. Hasan Aroeboesman – Ende
Baca Juga:  Warga Panik! Semeru Kembali Muntahkan Awan Panas

Arah Abu Vulkanik Masih Menyebar Luas

Siaran SIGMET terbaru yang dikeluarkan BMKG mencatat, pada 18 Juni pukul 06.55 hingga 12.45 WITA, kolom abu terdeteksi masih menyebar ke dua arah: ke selatan dengan intensitas menurun dan ke timur dengan intensitas meningkat.

Hal ini mengindikasikan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi masih fluktuatif dan memerlukan kewaspadaan tinggi, terutama bagi sektor penerbangan.

BMKG mengimbau seluruh pihak di sekitar wilayah terdampak, untuk terus memantau pembaruan informasi resmi.

Prosedur mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bahaya abu vulkanik tetap dijalankan oleh otoritas terkait.

(AKM/NID/RAD)

Trending