Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada 18 Oktober 2026. Kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak. Berikut rincian letusan dan kondisi gunung.
Gunung Semeru erupsi 11 kali pada 13 Oktober 2026 hingga pukul 16.20 WIB. Kolom abu mencapai 900 meter dan status aktivitas vulkanik tetap Siaga.
Gunung Anak Krakatau erupsi berulang pada 9 Oktober 2026 hingga statusnya naik menjadi Siaga. Badan Geologi melarang aktivitas dalam radius 5 kilometer.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada 8 Oktober 2026. Status belum naik dari Level II Waspada dan warga dilarang mendekati kawah sejauh 2 km.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada 8 Oktober 2026. Status masih Level II Waspada dan masyarakat dilarang mendekati kawah dalam radius 2 km.
Gunung Anak Krakatau erupsi dua kali pada Senin malam. Abu vulkanik mencapai ketinggian sekitar 2,7 kilometer dan bergerak ke arah barat laut.
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada. Badan Geologi meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 2 km.
Simak 3 link untuk memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau, termasuk citra satelit BMKG dan kanal informasi pendukung.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Rabu (9/9) pukul 00.47 WIB dengan amplitudo maksimum 51 mm dan durasi 28 detik.
BMKG memperbarui sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada 8 September 2026. Abu bergerak ke barat daya Samudera Hindia.