Connect with us

Berita

Curah Hujan Tinggi, BMKG Prediksi Banjir Besar Akan Landa Jakarta Akhir Desember

BMKG memprediksi curah hujan ekstrem di Jakarta dan sekitarnya pada akhir Desember 2024. Masyarakat diminta waspada banjir.

Actress 1299250

Published

on

Curah Hujan Tinggi, BMKG Prediksi Banjir Besar Akan Landa Jakarta Akhir Desember
Curah Hujan Tinggi, BMKG Prediksi Banjir Besar Akan Landa Jakarta Akhir Desember. Gambar: Kompas/ihsanuddin

MPN Indonesia 12 Desember 2024 - Jakarta diprediksi menghadapi potensi banjir besar pada akhir Desember, berdasarkan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Fenomena seruak udara dingin dari Siberia menjadi penyebab utama meningkatnya curah hujan yang berpotensi memicu bencana alam ini.

BMKG Sebut Dampak dari Seruak Udara Dingin

BMKG, melalui Kepala Dwikorita Karnawati, mengungkapkan bahwa fenomena seruak udara dingin dari dataran tinggi Siberia mulai terdeteksi sejak akhir November.

Udara dingin ini diperkirakan mencapai wilayah Indonesia antara 20 hingga 29 Desember, dengan dampak signifikan berupa angin kencang, gelombang tinggi, dan peningkatan curah hujan ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.

“Ketika fenomena ini mencapai wilayah barat Indonesia, terutama DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Lampung, ada potensi peningkatan curah hujan ekstrem yang dapat memicu banjir besar, mirip dengan kejadian Januari 2020,” ujar Dwikorita dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (4/12).

Potensi Banjir Besar di Jakarta

Dwikorita mencontohkan banjir besar yang melanda Jakarta pada Januari 2020 sebagai skenario terburuk.

Saat itu, intensitas curah hujan mencapai 377 mm/hari, menyebabkan genangan hingga 350 cm di sejumlah wilayah.

Sebanyak 390 RW di 151 kelurahan terdampak selama empat hari, dengan total 83.406 warga terkena dampak, 36.445 orang mengungsi, dan 19 orang meninggal dunia.

BMKG mencatat bahwa curah hujan pada puncak musim hujan, yaitu Desember dan Januari, berpotensi meningkat 20 persen akibat fenomena La Nina yang terjadi bersamaan dengan seruak udara dingin. Kondisi ini semakin meningkatkan risiko banjir besar.

Baca Juga:  Sempat Terdampak Banjir Rob, Operasional Ancol Tetap Buka untuk Pengunjung!

Ancaman Angin Kencang

Selain banjir, fenomena seruak udara dingin juga dapat memicu gelombang tinggi dan angin kencang yang mengganggu aktivitas pelayaran.

Contoh kasus serupa terjadi pada 2022, ketika angin kencang menyebabkan kapal oleng di Selat Sunda, mengakibatkan kecelakaan yang membuat kendaraan terjatuh ke laut.

“Fenomena ini, meski skenario ringan, tetap berdampak serius pada aktivitas pelayaran dan masyarakat yang bergantung pada transportasi laut,” jelas Dwikorita.

Kesiapan Menghadapi Bencana

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah barat Indonesia, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi curah hujan tinggi yang dapat memicu banjir.

Puncak musim hujan ini menjadi momen krusial bagi pemerintah daerah dan warga untuk mempersiapkan langkah mitigasi guna mengurangi dampak bencana alam.

Trending