Berita
Ketua KPK Sebut Pejabat Isi LHKPN Asal-asalan, Fortuner Diisi dengan Harga Rp6 Juta
KPK menyoroti LHKPN yang tidak akurat, termasuk laporan kendaraan Fortuner hanya senilai Rp6 juta.
MPN Indonesia 12 Desember 2024 - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango, menyoroti rendahnya akurasi dalam pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) oleh sejumlah pejabat.
Dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Mahkamah Agung pada Senin (9/12), Nawawi menyebut banyak laporan yang diisi dengan data tidak sesuai fakta.
Salah satu contoh adalah kendaraan Toyota Fortuner yang dicantumkan bernilai hanya Rp6 juta.
Meski tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN dinilai tinggi, Nawawi menegaskan banyak laporan tidak mencerminkan kekayaan sebenarnya.
“Pengisian LHKPN kan lebih banyak amburadulnya. Ada Fortuner diisi harganya Rp6 juta. Kita nanya ke dia, di mana dapat Fortuner Rp6 juta? Kita pengen beli juga 10 gitu kan,” ujar Nawawi.
KPK juga mencatat sejumlah kasus korupsi yang bermula dari ketidakakuratan dalam LHKPN.
Dalam beberapa kasus, ditemukan upaya manipulasi data untuk menyembunyikan aset sesungguhnya.
“Kita minta perhatian dari pemerintah bahwa ternyata pengisiannya itu lebih banyak abal-abal daripada benarnya, fakta pengisian itu enggak benar lebih banyak gitu,” kata Nawawi dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Mahmakah Agung, Senin (9/12).
Fokus Pemeriksaan LHKPN dan Kasus Pejabat Kementerian Keuangan
Beberapa pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan menjadi sorotan karena pelaporan LHKPN yang tidak sesuai kenyataan.
Tiga pejabat tersebut, yakni mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono, mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto, dan mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, terjerat kasus setelah gaya hidup mewah mereka terungkap tidak sesuai dengan laporan kekayaan.
“Fakta yang ditemukan sangat berbeda dari apa yang dilaporkan. Ketidakjujuran seperti ini sudah melibatkan ratusan kasus lebih,” tambah Nawawi.
Upaya KPK dalam Validasi Data LHKPN
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan data terkait LHKPN bermasalah untuk diumumkan pada akhir tahun 2024.
“Hasilnya nanti akan kami sampaikan sebelum kepemimpinan berganti,” jelas Ghufron.
Langkah ini menjadi upaya KPK untuk meningkatkan transparansi dengan memvalidasi kesesuaian data LHKPN terhadap fakta lapangan.
Proses ini diharapkan mendorong pejabat negara lebih jujur dalam melaporkan kekayaannya.
Mahkamah Agung jadi Perhatian KPK
Selain kementerian dan lembaga, Mahkamah Agung (MA) juga menjadi perhatian KPK dalam pengisian LHKPN.
Nawawi menyebutkan bahwa lebih dari separuh pimpinan MA diduga memberikan laporan yang tidak sesuai fakta.
Ia meminta Direktorat Pelaporan dan Pemeriksaan LHKPN KPK memberikan perhatian lebih pada institusi tersebut.
“Dalam pengisiannya itu lebih dari separuh pimpinan Mahkamah Agung disinyalir tidak mendasarkan laporan pada fakta sebenarnya,” ungkap Nawawi.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
