Connect with us

Berita

Dinkes Tangerang Catat 374 Kasus HIV/AIDS, 4 Balita Turut Terpapar

Sepanjang 2025, 374 warga Tangerang dan 7 dari luar daerah terinfeksi HIV/AIDS.

Logompn

Published

on

Dinkes tangerang catat 374 kasus hivaids, 4 balita turut terpapar
374 Kasus HIV/AIDS di Tangerang. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 September 2025 - Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat 374 warga setempat terinfeksi HIV/AIDS.

Selain itu, terdapat tujuh pasien dari luar daerah yang juga ditangani, sehingga total kasus yang tercatat mencapai 381 orang.

Empat dari 374 kasus tersebut merupakan balita yang tertular HIV/AIDS sejak dalam kandungan.

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, menyebut penularan terjadi karena ibu dari balita tersebut telah lebih dahulu positif HIV saat hamil.

“Kalau tahun ini ada empat orang, itu rata-rata karena ibunya hamil dan dia positif. Jadi sudah terpapar sejak dalam kandungan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/9).

Keempat balita itu kini sedang menjalani perawatan intensif dan mendapatkan obat antiretroviral (ARV) khusus dengan dosis yang disesuaikan.

“Obatnya sama dengan orang dewasa, hanya beda dosisnya saja,” ujar Hendra.

Upaya Penanganan

Dari total 381 kasus yang ditangani Dinkes Kabupaten Tangerang pada 2025, sebanyak 374 berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang dan tujuh lainnya dari luar daerah.

Menurut Hendra, sebagian besar penularan disebabkan oleh perilaku seks menyimpang, sementara lainnya melalui hubungan seksual normal dan transfusi darah.

Usia penderita HIV/AIDS berada pada rentang 25 hingga 60 tahun.

Berikut rincian data kasus HIV/AIDS di Kabupaten Tangerang sepanjang 2025:

  • 374 warga Kabupaten Tangerang
  • 7 warga dari luar daerah
  • 4 balita tertular sejak dalam kandungan

Penularan kepada bayi dapat dicegah jika ibu hamil melaporkan kondisinya sejak awal kehamilan.

Hal ini memungkinkan tenaga medis untuk melakukan tindakan persalinan melalui operasi caesar guna mencegah penularan dari ibu ke bayi.

“Dan biasanya kalau dia lahir normal dia terpapar tapi kalau melalui operasi enggak terpapar,” kata Hendra.

Baca Juga:  Mirip Flu, Wabah Penyakit X Serang Kongo, 79 Orang Tewas

Pemberian obat kepada balita yang terinfeksi dilakukan oleh dokter spesialis anak dengan penyesuaian dosis.

“Saat ini empat balita itu tengah dalam perawatan intensif,” ujar Hendra.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap penderita HIV/AIDS guna menekan penyebaran penyakit menular ini di wilayahnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending