Connect with us

Lifestyle

10 Cara Mencegah Hantavirus yang Wajib Kamu Tau

Berikut adalah langkah-langkah pencegahan hantavirus yang wajib Anda pahami.

Logompn

Published

on

10+ Cara Mencegah Hantavirus yang Wajib Kamu Tau
10 Cara Mencegah Hantavirus yang Wajib Kamu Tau. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 12 Mei 2026 - Hantavirus merupakan penyakit menular yang ditularkan dari hewan pengerat ke manusia melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liurnya.

Penularan dapat terjadi ketika partikel yang terkontaminasi menjadi aerosol dan terhirup, atau melalui kontak langsung dengan kulit yang terluka, selaput lendir, maupun gigitan hewan pengerat.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi WHO, di Amerika, hantavirus dapat menyebabkan penyakit serius seperti sindrom kardiopulmoner (HCPS) atau penyakit pernapasan berat dengan tingkat kematian mencapai 50%.

Meski terdengar menyeramkan, kabar baiknya, hantavirus bisa dicegah jika Anda tahu protokol yang benar.

Berikut adalah langkah-langkah pencegahan hantavirus yang wajib Anda pahami.

1. Tutup Semua Lubang

Langkah pertama adalah blokade. Tikus bisa masuk melalui celah yang sangat kecil.

Periksa setiap sudut rumah, tempat kerja, atau gudang, lalu tutup lubang di bagian dalam maupun luar untuk memutus jalur masuk rodensia.

2. Simpan Makanan dengan Wadah Rapat

Tikus sangat tertarik pada bau makanan. Pastikan makanan manusia hingga makanan hewan peliharaan disimpan dalam wadah tertutup. Jangan biarkan sisa makanan tercecer di area terbuka.

3. Pakai Perangkap Tikus

Memasang perangkap tikus di sekitar area bangunan secara berkala sangat efektif untuk menekan populasi.

Pastikan pemasangan dilakukan di titik-titik yang sering menjadi jalur perlintasan hewan pengerat.

Baca Juga:  Bagaimana Cara agar Tidak Terkena Virus Nipah?

4. Jaga Kebersihan

Jangan biarkan halaman rumah menjadi “hotel” bagi tikus. Bersihkan tumpukan sampah di luar, potong rumput secara rutin.

Jika terdapat tumpukan kayu, letakkan jauh dari bangunan utama agar tidak menjadi tempat bersarang.

5. Tips Bersihkan Ruangan

Dikutip MPN Indonesia dari Cheyenne Laramie County Public Health, jika Anda hendak membersihkan ruangan yang sudah lama tertutup (seperti gudang), jangan langsung masuk.

Buka semua pintu dan jendela setidaknya selama 30 menit agar terjadi pertukaran udara.

6. Gunakan Alat Pelindung Diri (APD)

Saat membersihkan area yang dicurigai terkontaminasi, wajib menggunakan sarung tangan karet, lateks, atau vinil.

Di lingkungan yang sangat berdebu, gunakan masker, kacamata pelindung, hingga baju kerja sekali pakai (coverall).

7. Jangan Menyapu atau Menyedot Debu Kering

Ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan. Jangan menyapu atau menggunakan vacuum cleaner pada kotoran tikus yang kering.

Hal ini akan memicu terbentuknya aerosol (partikel di udara) yang jika terhirup bisa membahayakan.

8. Semprot Kotoran dengan Disinfektan sebelum Disentuh

Sebelum dibersihkan, basahi urin atau kotoran tikus dengan cairan disinfektan. Biarkan selama 10 menit agar virus benar-benar mati sebelum Anda membersihkannya.

Setelah kotoran diambil, jangan lupa membersihkan bekasnya dengan larutan disinfektan.

9. Cuci Pakaian Terkontaminasi dengan Air Panas

Jika baju atau seprai Anda terkena kotoran tikus, segera cuci menggunakan deterjen dan air panas.

Keringkan dengan mesin pengering suhu tinggi atau jemur di bawah sinar matahari langsung untuk memastikan virus hancur.

10. Bersihkan Buku dan Kertas

Barang-barang yang tidak bisa dibasahi dengan cairan, seperti buku atau dokumen penting, sebaiknya dijemur di bawah sinar matahari selama beberapa jam.

Baca Juga:  Mengenal Penyakit Campak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending