Connect with us

Berita

Duit Bansos Dipakai untuk Main Judol? Siap-siap Dicoret dari Daftar Penerima!

Kemensos gandeng PPATK untuk mengungkap ratusan ribu penerima bansos terlibat judi online.

Logompn

Published

on

Duit bansos dipakai untuk main judol siap siap dicoret dari daftar penerima!
Menteri Sosial, Gus Ipul. Gambar : Dok. Kemensos

MPN Indonesia 8 Juli 2025 - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti menggunakan dana tersebut untuk bermain judi online (judol) berpotensi dicoret dari daftar penerima.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan, pihaknya akan melakukan edukasi sekaligus evaluasi terhadap rekening-rekening penerima bansos yang terindikasi terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.

“Bisa jadi tidak boleh lagi menerima bansos,” ujar Gus Ipul saat wawancara dengan TVOne dalam acara ‘Apa Kabar Indonesia Malam’, seperti dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kementerian Sosial, Selasa (8/7).

Langkah ini merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.

Gus Ipul menambahkan, “Saya setuju untuk melakukan evaluasi dan melakukan perombakan kebijakan yang baik agar ke depan penyaluran bansos lebih pruden, lebih hati-hati dan patuh terhadap aturan yang ada.”

Kolaborasi dengan PPATK dan Temuan Mengejutkan

Kemensos telah menyerahkan nomor rekening penerima bansos kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk dianalisis.

Proses ini dilakukan terutama terhadap rekening yang telah menerima bantuan selama lebih dari 10 hingga 15 tahun.

Ketua Tim Humas PPATK, M. Natsir Kongah, mengungkap bahwa hasil pelacakan mengungkap jutaan rekening bansos tidak tepat sasaran.

“Atas dasar pelaporan informasi dari Kementerian Sosial, itu kita menemukan jutaan rekening bansos yang tidak tepat sasaran dan lebih dari ratusan ribu penerima bansos terkait judi online,” jelasnya.

Dari 28,4 juta NIK penerima bansos dan 9,7 juta NIK pemain judol yang tercatat pada tahun 2024, ditemukan 571.410 NIK yang teridentifikasi sebagai penerima bansos sekaligus pemain judi online.

Baca Juga:  Aplikasi Cek Bansos Kemensos: Cara Cek BPNT dan PKH Juni 2026 Lewat HP

“Tercatat telah dilakukan lebih dari 7,5 juta kali transaksi judi dengan total deposit mencapai Rp957 miliar, dan itu baru dari satu bank saja. Jika terus ditelusuri, angkanya bisa lebih besar,” ungkap Natsir.

Evaluasi Penyaluran dan Pendamping PKH

Temuan dari PPATK tersebut akan dijadikan bahan evaluasi dalam penyaluran bansos triwulan III.

Gus Ipul menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan program bantuan sosial tidak disalahgunakan.

“Ini bagian langkah pemerintah khususnya Kementerian Sosial, menindaklanjuti arahan presiden dalam rangka memastikan bansos tepat sasaran,” ucapnya.

Selain itu, Gus Ipul menyampaikan bahwa para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) juga akan dievaluasi jika penerima yang mereka dampingi terlibat judi online.

Evaluasi ini bisa berdampak pada kelanjutan kontrak kerja pendamping tersebut.

Partisipasi Masyarakat dan Mekanisme Pelaporan

Untuk memperkuat pengawasan, Kementerian Sosial membuka berbagai jalur pelaporan bagi masyarakat.

Menurut Gus Ipul, laporan dapat disampaikan melalui jalur formal seperti RT/RW, hingga ke tingkat bupati, maupun melalui aplikasi dan call center Kemensos.

“Hingga hari ini partisipasi masyarakat semakin banyak kami mendapat 500 ribu lebih masyarakat yang mengusulkan keluarga/tetangganya dan menyampaikan informasi dengan nama dan identitas yang jelas disertai foto,” imbuhnya.

Laporan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan bersama BPS.

Data yang dikumpulkan akan diverifikasi dan divalidasi untuk dimasukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN).

Gus Ipul juga mengungkap bahwa pihaknya menerima laporan dari PPATK mengenai rekening penerima bansos dengan saldo mencurigakan.

“Ada saldo lebih dari Rp1 juta hingga Rp2 juta. Ini juga perlu ditelusuri lebih lanjut karena pada umumnya, yang namanya bansos langsung dipergunakan,” tuturnya.

Baca Juga:  Pemerintah: 6 Pesawat TNI AU Diterbangkan untuk Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan

Ia menegaskan bahwa pendekatannya akan bersifat edukatif terlebih dahulu, namun jika terbukti ada pelanggaran berat, maka penerima bisa kehilangan hak atas bansos tersebut.

Pandangan Pakar: Potensi Sistemik

Pakar kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menyatakan bahwa pengecekan rekening bansos ini merupakan langkah baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

“Di publik dugaannya dua, bermain secara individual, dugaan kedua sifatnya ada yang mengatur, sehingga ini bisa bermain secara ‘cantik’ bahasanya,” pungkasnya.

Ia menambahkan, jika penyalahgunaan dilakukan individu, sanksi edukatif bisa diterapkan.

Namun jika ada indikasi jaringan atau bandar, maka diperlukan investigasi mendalam. Trubus juga menekankan pentingnya pengawasan ketat oleh pendamping PKH.

(AKM/NID/RAD)

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal6 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga26 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional35 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending