Ekonomi
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12 Persen pada Kuartal II Tahun 2025, Ini Faktor Pendorongnya
BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II-2025 sebesar 5,12 persen secara tahunan. Berikut rincian pertumbuhannya.
MPN Indonesia 6 Agustus 2025 - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II-2025 tercatat sebesar 5,12 persen secara tahunan (y-on-y), menurut laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS).
Capaian ini terjadi di tengah ketidakpastian global dan perlambatan ekonomi sejumlah negara mitra dagang.
Secara kuartalan (q-to-q), ekonomi nasional tumbuh 4,04 persen dibandingkan Triwulan I-2025.
Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp5.947 triliun, sementara atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp3.396 triliun.
Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi
BPS menyebutkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh komponen konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sebesar 54,25 persen terhadap PDB, dengan pertumbuhan 4,97 persen.
Selain itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi menyumbang 27,83 persen dan tumbuh sebesar 6,99 persen.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ini juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor domestik lain.
BPS mencatat adanya peningkatan mobilitas masyarakat selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang mendorong:
- Kenaikan wisatawan nusantara sebesar 22,32 persen (y-on-y),
- Kenaikan penumpang angkutan rel sebesar 9,17 persen,
- Kenaikan penumpang angkutan laut sebesar 16,79 persen,
- Peningkatan penjualan ritel bahan bakar sebesar 8,66 persen.
Investasi juga menunjukkan tren positif, didorong oleh faktor:
- Kenaikan realisasi PMDN dan PMA sebesar 11,51 persen,
- Kenaikan impor barang modal sebesar 31,9 persen,
- Belanja modal APBN yang tumbuh 30,37 persen.
Stimulus pemerintah turut menopang aktivitas ekonomi, termasuk subsidi upah, bantuan sosial, dan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Sementara itu, inflasi Juni 2025 tercatat rendah di angka 1,87 persen (y-on-y), dan suku bunga acuan BI Rate tetap di level 5,50 persen.
Pertumbuhan Berdasarkan Lapangan Usaha
Semua sektor ekonomi mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal ini. Kontributor utama terhadap PDB antara lain:
- Industri pengolahan: 18,67% → tumbuh 5,68%
- Pertanian: 13,83% → tumbuh 2,03%
- Perdagangan: 13,02% → tumbuh 4,98%
- Konstruksi: 9,48% → tumbuh 5,37%
- Pertambangan: 8,59% → tumbuh 2,28%
Sektor dengan pertumbuhan tertinggi:
- Jasa lainnya: tumbuh 9,31%
- Jasa perusahaan: tumbuh 8,52%
- Transportasi dan pergudangan: tumbuh 7,92%
Dalam kontribusi pertumbuhan produksi, industri pengolahan menjadi penyumbang tertinggi sebesar 1,13 persen, dengan sub-sektor utama:
- Makanan dan minuman: tumbuh 6,15%
- Logam dasar: tumbuh 14,91%
- Kimia dan farmasi: tumbuh 9,39%
Peningkatan aktivitas informasi dan komunikasi dipicu oleh naiknya lalu lintas data dan transaksi elektronik.
Di sisi lain, sektor konstruksi meningkat karena peningkatan nilai konstruksi dan konsumsi semen.
Distribusi dan Pertumbuhan PDB Berdasarkan Pengeluaran
Selain konsumsi rumah tangga dan investasi, komponen pengeluaran lain yang mendukung pertumbuhan antara lain:
- Ekspor (22,28%) → tumbuh 10,67%
- Impor (20,66%) → tumbuh 11,65%
Ekspor tumbuh terutama pada komoditas minyak sawit mentah (CPO), besi-baja, kendaraan bermotor, dan pariwisata asing. Satu-satunya komponen yang mencatatkan pertumbuhan negatif adalah konsumsi pemerintah, yakni -0,33 persen.
Pertumbuhan Wilayah
Pertumbuhan ekonomi terjadi secara merata di seluruh wilayah Indonesia, dengan rincian:
- Sulawesi: 5,83% (tertinggi) → ditopang industri pengolahan dan pertambangan
- Jawa: 5,24% → didorong industri, perdagangan, dan infokom
- Sumatera: 4,96%
- Kalimantan: 4,95%
- Bali dan Nusa Tenggara: 3,73%
- Maluku dan Papua: 3,33%
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
