Connect with us

Ekonomi

Harga Biodiesel dan Bioetanol Resmi Naik pada Januari 2026, Berikut Rinciannya

Kementerian ESDM menetapkan kenaikan Harga Indeks Pasar (HIP) biodiesel dan bioetanol mulai 1 Januari 2026. Berikut rincian harga dan perhitungannya.

Logompn

Published

on

Harga biodiesel dan bioetanol resmi naik pada januari 2026, berikut rinciannya
Ilustrasi Bahan Bakar Nabati (BBN) Biodiesel. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 6 Januari 2026 - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan kenaikan Harga Indeks Pasar (HIP) bahan bakar nabati (BBN) untuk biodiesel dan bioetanol yang berlaku mulai 1 Januari 2026.

Penetapan ini diumumkan melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) pada Jumat (2/1), dengan dasar perhitungan mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Ditjen EBTKE pada Selasa (6/1), HIP biodiesel Januari 2026 ditetapkan sebesar Rp13.631 per liter ditambah ongkos angkut.

Angka ini naik Rp250 dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp13.381 per liter.

Sementara itu, HIP bioetanol mengalami kenaikan tipis menjadi Rp8.438 per liter dari sebelumnya Rp8.428 per liter pada Desember 2025.

Kenaikan HIP tersebut dipengaruhi oleh perubahan rata-rata harga bahan baku utama, yakni crude palm oil (CPO) dan tetes tebu, serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Dasar Penyesuaian Harga HIP

Penyesuaian HIP dilakukan untuk mendukung pelaksanaan program mandatori pencampuran biodiesel ke dalam bahan bakar minyak jenis solar sebesar 35% atau program B35, serta program pencampuran bioetanol.

HIP digunakan sebagai acuan harga dalam pelaksanaan program energi terbarukan di Indonesia.

Rincian Perhitungan HIP Biodiesel Januari 2026

HIP biodiesel Januari 2026 dihitung menggunakan formula sebagai berikut:

HIP = (Rata-rata CPO KPB + 85 USD/ton) × 870 kg/m³ + Ongkos Angkut

Dengan rincian perhitungan:

  • Harga CPO KPB rata-rata periode 25 November-24 Desember 2025: Rp14.250/kg
  • Nilai konversi bahan baku ke biodiesel: 85 USD/ton
  • Faktor konversi berat ke volume: 870 kg/m³
  • Kurs tengah Bank Indonesia: Rp16.684
Baca Juga:  Prabowo Ingin Papua Ditanam Sawit dan Tebu untuk Hasilkan BBM hingga Etanol

Penetapan besaran ongkos angkut biodiesel mengacu pada Lampiran I Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025.

Rincian Perhitungan HIP Bioetanol Januari 2026

HIP bioetanol Januari 2026 ditetapkan berdasarkan formula berikut:

HIP = (Rata-rata tetes tebu KPB periode 3 bulan × 4,125 kg/L) + 0,25 USD/liter

Dengan data pendukung:

  • Harga tetes tebu KPB rata-rata periode 15 Agustus-14 Desember 2025: Rp1.034/kg
  • Faktor konversi berat ke volume: 4,125 kg/L
  • Nilai konversi bahan baku ke bioetanol: 0,25 USD/liter
  • Kurs tengah Bank Indonesia: Rp16.685

Landasan Regulasi Program B35

Kebijakan penetapan HIP biodiesel ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan, khususnya Pasal 18 ayat (3), yang mengatur dukungan pendanaan dan pelaksanaan program mandatori biodiesel.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending