Ekonomi
Ini yang Ditemukan Purbaya Saat Sidak Kantor Bank Mandiri
Menkeu Purbaya sidak ke Bank Mandiri, temukan 70% dana pemerintah Rp55 triliun sudah disalurkan sebagai kredit. Pertumbuhan kredit naik hingga 11 persen.
MPN Indonesia 7 Oktober 2025 - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak ke kantor pusat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada Senin (6/10).
Kegiatan berlangsung di Mandiri Club, Jakarta Selatan, dan diunggah melalui akun TikTok @purbayayudhis yang dikelola oleh staf pribadinya.
Purbaya hadir bersama Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pihak Bank Mandiri.
Kesiapan Bank Mandiri
Dalam kunjungan tersebut, Purbaya menilai Bank Mandiri terlihat lebih siap dibandingkan Bank Negara Indonesia (BNI) yang sebelumnya ia sidak pada Senin (29/9).
“Mereka lebih siap dibanding BNI karena mungkin sudah dengar, cari-cari bocoran terus kan, mereka siap-siap. Jadi, bagus sih,” ujar Purbaya dalam video, dikutip MPN Indonesia, Selasa (7/10).
Ia menemukan bahwa dari total dana pemerintah sebesar Rp55 triliun yang disalurkan ke Bank Mandiri, sebanyak 70 persen telah disalurkan dalam bentuk kredit.
Bahkan, Bank Mandiri disebut mengajukan permintaan tambahan dana untuk sektor properti dan otomotif.
“Saya monitor, dari uang yang kita kasih ke mereka, 70% udah keserap, udah disalurkan,” ucapnya.
Penjelasan Temuan Sidak dan Tujuan Pemerintah
Dalam rapat bersama jajaran direksi Bank Mandiri, termasuk Direktur Utama Riduan, Purbaya mencatat adanya peningkatan penyaluran kredit.
Kredit yang sebelumnya tumbuh 8 persen kini hampir mencapai 11 persen berdasarkan data terbaru.
“Kreditnya juga tumbuh dari 8 (persen) sekarang sudah hampir 11 persen, data terakhir, belum penuh satu bulan kan? Jadi, positif, sinyal positif,” kata Purbaya.
Ia menegaskan sidak dilakukan untuk memastikan dana pemerintah benar-benar disalurkan ke masyarakat melalui kredit, bukan dipakai untuk spekulasi valuta asing.
Pemerintah menolak penggunaan dana tersebut untuk pembelian atau penimbunan dolar AS karena dapat menekan nilai tukar rupiah.
Purbaya juga menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi di triwulan keempat 2025. Ia memperkirakan pertumbuhan bisa mencapai lebih dari 5,5 persen.
“Jadi, saya positif triwulan keempat (2025) ekonomi akan tumbuh mungkin di atas 5,5 persen,” pungkasnya.
Sidak Sebelumnya dan Agenda yang Tertunda
Sidak ke Bank Mandiri bukan yang pertama dilakukan Purbaya. Sebelumnya, ia mendatangi kantor pusat BNI di Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Senin (29/9).
Fokus sidak diarahkan pada dua hal, yaitu penyaluran dana dalam bentuk kredit dan larangan penggunaan dana pemerintah untuk membeli dolar AS.
Pada hari yang sama dengan sidak ke Bank Mandiri, Purbaya seharusnya dijadwalkan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Bangka Belitung.
Agenda tersebut terkait penyerahan aset barang rampasan dari Kejaksaan Agung kepada PT Timah Tbk.
Namun, kehadirannya digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, tanpa penjelasan resmi mengenai perubahan tersebut.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
