Berita
Maruarar Sirait Dorong KRL Ekspres demi Kemudahan Mobilitas Pekerja
Maruarar Sirait usulkan KRL Ekspres untuk kurangi waktu tempuh pekerja Jabodetabek. Layanan efisien, cepat, dan strategis dukung mobilitas harian.
MPN Indonesia 3 Desember 2024 - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengusulkan pengadaan layanan KRL Ekspres sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam sektor kebijakan transportasi.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perjalanan para pekerja yang tinggal di kota-kota penyangga Jakarta, sekaligus mengurangi waktu tempuh dan mempermudah mobilitas ribuan pekerja harian.
Dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Maruarar, yang akrab disapa Ara, mengungkapkan bahwa banyak pekerja harus berhenti di 10–12 stasiun sebelum mencapai Jakarta.
“Misalnya, dari Maja ke Tanah Abang, saya akan usulkan layanan ekspres setiap pagi pukul 6, serta sore atau malam pukul 6 dan 7,” ujarnya.
Layanan KRL Ekspres Tingkatkan Efisiensi Perjalanan
Layanan KRL Ekspres dirancang agar kereta tidak berhenti di banyak stasiun pada jam-jam sibuk.
Inisiatif ini diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan ke kantor pada pagi hari sekaligus mempersingkat waktu kepulangan pekerja di malam hari, sehingga mereka bisa lebih cepat bertemu keluarga di rumah.
“Variasi layanan ini harus dirancang secara strategis sehingga lebih efisien, cepat, mudah, dan terjangkau untuk masyarakat,” lanjut Maruarar.
Dengan kebijakan ini, layanan transportasi di wilayah Jabodetabek diharapkan menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan mobilitas pekerja harian, terutama mereka yang tinggal di kawasan permukiman dengan akses transportasi yang terbatas.
Peningkatan Volume Penumpang Kereta Api
Usulan layanan KRL Ekspres juga didukung oleh data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mencatat peningkatan signifikan dalam volume penumpang hingga kuartal III tahun 2024.
Total 338,14 juta penumpang telah diangkut pada periode ini, dengan kontribusi terbesar berasal dari layanan KAI Komuter yang mencatat 275,77 juta penumpang.
Menurut Anne Purba, VP Public Relations KAI, peningkatan ini sejalan dengan perbaikan performa ketepatan waktu kereta.
Pada Agustus 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,85 persen, naik dibandingkan Agustus 2023 yang mencatat 99,76 persen.
Tingkat ketepatan waktu kedatangan juga meningkat menjadi 97,87 persen dibandingkan 95,46 persen pada periode yang sama tahun lalu.
Respons Terhadap Permintaan Mobilitas Tinggi
Kebijakan transportasi yang diusulkan oleh Maruarar Sirait ini relevan dengan tren peningkatan kebutuhan mobilitas pekerja di Jabodetabek.
Dengan menargetkan efisiensi melalui layanan KRL Ekspres, pemerintah berupaya menghadirkan solusi praktis untuk mengurangi waktu perjalanan dan mendukung kesejahteraan pekerja.
Selain itu, kebijakan ini menjadi bagian dari upaya lebih luas untuk memperbaiki layanan transportasi publik di tengah tingginya permintaan dan penggunaan layanan kereta api dalam beberapa tahun terakhir.
Maruarar berharap langkah ini dapat direalisasikan melalui kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dan PT KAI.
Dengan fokus pada kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi, KRL Ekspres dipandang sebagai solusi yang dapat mempercepat waktu perjalanan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi para pekerja.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
