Connect with us

Berita

Menhub Targetkan Penurunan Harga Tiket Pesawat Sebelum Libur Nataru

Menhub Dudy Purwagandhi menargetkan penurunan harga tiket pesawat sebelum libur Nataru 2025.

Actress 1299250

Published

on

Menhub Targetkan Penurunan Harga Tiket Pesawat Sebelum Libur Nataru
Menhub Targetkan Penurunan Harga Tiket Pesawat Sebelum Libur Nataru. Gambar : Dok. Mery Handayani/VOI

MPN Indonesia 31 Oktober 2024 - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan kebijakan penurunan harga tiket pesawat dapat terealisasi sebelum musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Kebijakan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama periode liburan akhir tahun, di mana permintaan terhadap transportasi udara biasanya meningkat signifikan.

Penurunan Harga Tiket Pesawat Menjelang Nataru

Dudy menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang membahas rencana penurunan harga tiket pesawat melalui Satuan Tugas (Satgas) Penurunan Harga Tiket Pesawat.

Hasil kajian dari Satgas ini diharapkan bisa diimplementasikan sebelum Nataru 2025.

Pembahasan kebijakan ini dilakukan di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan hasil akhirnya akan segera diumumkan.

“Nanti kami menunggu dari Kemenko Perekonomian untuk menyampaikan hasil dari Satgas tersebut. Harapannya sebelum Nataru kita sudah dapat hasil dari Satgas,” ujar Dudy pada Rabu (30/10) di Jakarta.

Komponen yang Dikaji dalam Penurunan Harga

Pemerintah telah membentuk Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat untuk mengkaji ulang beberapa komponen yang memengaruhi harga tiket.

Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya harga tiket pesawat yang menjadi keluhan masyarakat, terutama selama musim liburan.

Kajian ini mencakup beberapa aspek penting, di antaranya:

1. Relaksasi Bea Impor Suku Cadang: Pemerintah meninjau kembali bea impor suku cadang pesawat, yang diharapkan dapat menurunkan biaya operasional maskapai dan berdampak langsung pada penurunan harga tiket pesawat.

2. Penurunan Harga Avtur: Harga avtur sebagai salah satu komponen terbesar dalam biaya operasional penerbangan turut menjadi fokus kajian.

Baca Juga:  Kemenag Ingatkan Kembali Aturan soal Toa Masjid usai Viral Bule di Gili Trawangan Ngamuk

Penurunan harga avtur diharapkan membantu menekan harga tiket.

3. Peninjauan Ulang Pajak: Satgas juga tengah mengkaji penerapan pajak terkait industri penerbangan, termasuk pajak pada tiket pesawat dan komponen lainnya yang turut memengaruhi harga.

4. Review Cost Rute Penerbangan: Kajian biaya rute penerbangan dilakukan untuk memastikan harga tiket yang dikenakan kepada konsumen tidak terlalu tinggi.

Dorongan INACA untuk Peninjauan Pajak Berganda

Asosiasi Penerbangan Nasional, Indonesia National Air Carrier Association (INACA), sebelumnya telah mengusulkan kepada pemerintah untuk mengevaluasi penerapan pajak berganda yang membebani industri penerbangan.

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, menjelaskan bahwa beberapa pajak yang dikenakan pada industri penerbangan mencakup bea masuk suku cadang pesawat, pajak perawatan pesawat (Maintenance, Repair, and Overhaul atau MRO), pajak tiket pesawat, pajak avtur, serta pajak bandara.

Denon menyebut bahwa pajak berlapis ini berdampak pada peningkatan biaya operasional maskapai, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap tingginya harga tiket pesawat.

Oleh karena itu, INACA mendorong kebijakan pemerintah yang mendukung penurunan beban pajak di sektor penerbangan.

Trending