Connect with us

Ekonomi

Soal Penghapusan Beras Premium-Medium, Menteri Pangan Tunggu Restu Prabowo

Pemerintah merencanakan penyederhanaan klasifikasi beras menjadi hanya dua kategori: beras reguler dan beras khusus. Keputusan akhir menunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Logompn

Published

on

Soal penghapusan beras premium medium, menteri pangan tunggu restu prabowo
Ilustrasi Beras. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 14 Agustus 2025 - Pemerintah berencana menghapus klasifikasi kualitas beras premium dan medium. Nantinya, hanya akan ada dua kategori, yakni beras reguler dan beras khusus.

Keputusan akhir menunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyampaikan bahwa pembahasan revisi aturan ini sudah selesai bersama kementerian dan lembaga terkait.

“Ya, kami sudah rapat. Tentu nanti kami akan lapor kepada Pak Presiden dulu, ya. Sudah, tapi belum bisa diumumkan sebelum lapor kepada Pak Presiden. Kami akan lapor dulu,” ujar Zulhas dalam keterangannya kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (13/8).

Rencana tersebut juga mencakup penyederhanaan harga eceran tertinggi (HET) menjadi satu standar harga.

Keputusan Menunggu Presiden

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menegaskan pembahasan teknis telah rampung, namun kebijakan pemerintah ini masih perlu dibicarakan dengan presiden karena menyangkut pasokan pangan nasional.

“Pak Menko tadi sampaikan mau bicarakan dulu dengan Pak Presiden. Karena beras ini kan sensitif ya. Jangan sampai kebijakan itu nggak balance antara hulu sama hilir,” ungkap Arief.

Arief menambahkan, kenaikan harga sekecil Rp100–Rp500 dapat berdampak signifikan pada 280 juta penduduk Indonesia.

Alternatif Kebijakan dan Tujuan

Bapanas telah menyiapkan empat alternatif kebijakan, salah satunya menghapus kategori premium dan medium, menggantinya dengan parameter teknis seperti persentase broken (beras pecah).

“Kalau memang semuanya dihapus, berarti nggak pakai premium. Sudah, beras adalah beras. Nah itu kan sudah masuk alternatif juga,” jelas Arief.

Zulhas menilai penyederhanaan ini juga dapat mencegah praktik pengoplosan beras, seperti yang ditemukan saat inspeksi oleh Menteri Pertanian.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bantah Dirinya Wajibkan Vasektomi sebagai Syarat Terima Bansos

“Kadang-kadang ternyata membeli beras bisa saja dikasih berbeda berasnya dengan yang di kemasan. Nah, melihat pengalaman itu, maka beras nanti akan kita buat hanya satu jenis beras saja, yakni beras biasa dan beras khusus,” tutur Zulhas (25/7).

Inisiasi Kementerian dan Lembaga

Arief menegaskan, kebijakan ini merupakan inisiatif kementerian dan lembaga, bukan arahan langsung presiden.

“Ini murni inisiasi dari kami kementerian lembaga, bagaimana supaya perberasan ini enggak mengalami tanda kutip berlarut-larut seperti hari ini,” ucap Arief seusai rapat di Kantor Kemenko Pangan.

Kritik Terhadap Penurunan Standar

Pengamat pertanian Khudori mengkritik rencana ini karena dianggap sebagai respons cepat yang kurang memperhatikan sejarah regulasi beras di Indonesia.

Ia menilai kualitas beras menurun sejak regulasi baru pada 2017 dan 2020.

“Persyaratan kualitas di SNI yang semula comply dengan aturan internasional akhirnya tidak lagi berkesesuaian. Anehnya, di SNI 2020, persyaratan kualitas beras justru mengadopsi Permendag dan Permentan yang persyaratan kualitasnya diturunkan,” katanya (26/7).

Khudori menegaskan, meski klasifikasi dihapus, persyaratan kualitas tetap diperlukan.

“Tetap persyaratan kualitas harus ada, enggak mungkin beras dijual tanpa syarat,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal8 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga28 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional37 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending