Connect with us

Ekonomi

Tak Setuju dengan Tax Amnesty, Purbaya: Nanti Semuanya Nyelundupin Duit

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak wacana Tax Amnesty jilid III. Ia menilai kebijakan berulang bisa merusak kredibilitas pajak.

Logompn

Published

on

Tak setuju dengan tax amnesty, purbaya nanti semuanya nyelundupin duit
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Gambar: YouTube/TVR Parlemen

MPN Indonesia 22 September 2025 - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pandangannya soal wacana pengguliran kembali program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Ia menyatakan bahwa pelaksanaan tax amnesty secara berulang justru dapat merusak kredibilitas kebijakan pajak dan memberi sinyal negatif kepada wajib pajak.

Hal tersebut disampaikannya pada konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan pada Jumat (19/9) saat menanggapi masuknya RUU Tax Amnesty ke dalam daftar panjang Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025–2029.

Tax Amnesty Berulang Dinilai Rusak Kredibilitas Kebijakan Pajak

Purbaya menilai, jika tax amnesty dilakukan berkala, maka para wajib pajak dapat menganggap pelanggaran pajak sebagai sesuatu yang dapat dimaafkan ke depannya.

“Kalau amnesty berkali-kali gimana jadi kredibilitas amnesty? Itu memberikan sinyal ke para pembayar pajak bahwa boleh melanggar nanti ke depan-ke depan ada amnesty lagi,” kata Purbaya, dikutip MPN Indonesia pada Senin (22/9).

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan tax amnesty dalam jangka pendek dapat menjadi insentif bagi masyarakat untuk menyelundupkan dana dan menghindari kewajiban pajak.

“Kalau tax amnesty setiap berapa tahun, ya udah nanti semuanya nyelundupin duit. Tiga tahun lagi buat tax amnesty. Jadi message-nya kurang bagus bagi saya sebagai ekonom atau menterilah,” ungkapnya.

Pengalaman Tax Amnesty 2016 dan 2022

Purbaya secara tegas menyatakan tidak setuju apabila tax amnesty digelar untuk ketiga kalinya.

Ia merujuk pada pelaksanaan program serupa sebelumnya yang sudah dilakukan pada:

  • Tahun 2016 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Tax Amnesty Jilid I)
  • Tahun 2022 (Tax Amnesty Jilid II)
Baca Juga:  Viral! Pria Ini Bagikan Momen saat Purbaya Ngaji di Dalam Mobil

Menurutnya, kebijakan pemerintah yang mengakomodasi pengampunan pajak secara berulang menciptakan peluang besar bagi pengemplangan pajak dan memperburuk kepatuhan.

“Setiap berapa tahun kita mengeluarkan tax amnesty. Ini sudah berapa? Udah dua kan? Satu, dua, nanti tiga, empat lima, enam, tujuh, delapan. Yaudah semuanya nanti akan message-nya adalah kibulin aja pajaknya nanti kita tunggu di tax amnesty, pemutihannya di situ, itu yang enggak boleh,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan keberatan terhadap usulan Komisi XI DPR yang memasukkan RUU Tax Amnesty dalam Prolegnas Prioritas 2025, meskipun pembahasan belum dilanjutkan karena DPR masih fokus pada RUU PPSK.

Pemerintah Fokus Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

Alih-alih kembali menggelar pengampunan pajak, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan memaksimalkan kebijakan yang sudah ada untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

“Untuk itu kita optimalkan semua peraturan yang ada untuk kita minimalkan penggelapan pajak. Harusnya sudah cukup, dan kita majukan ekonomi supaya dengan tax ratio yang konstan misalnya tax saya tumbuh saya dapat lebih banyak, kita fokuskan di situ dulu,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah, Purbaya menekankan bahwa insentif bukan diberikan melalui tax amnesty, melainkan lewat kemudahan sistem administrasi dan kepastian hukum bagi wajib pajak yang patuh.

Ia juga menegaskan pentingnya perlakuan yang adil, termasuk pemberlakuan sanksi bagi yang melanggar.

Rencana Insentif untuk Tarik Dana Dolar Kembali ke Indonesia

Di tengah pembahasan mengenai kebijakan pajak, Purbaya mengungkap bahwa pemerintah juga tengah mengkaji skema insentif agar investor domestik tidak menyimpan dana dalam bentuk dolar Amerika Serikat di luar negeri.

Rencana ini mencuat seiring wacana revisi UU Tax Amnesty dan pembentukan Family Office.

“Bagaimana menarik uang-uang dolar yang orang suka taruh di luar balik ke sini. Tapi masih belum matang, masih kita matangkan lagi. Tapi kalau saya lihat rencananya cukup bagus sekali, jadi kemungkinan bisa dijalankan dalam waktu mungkin satu bulan ke depan,” jelas Purbaya.

Baca Juga:  Menaker Minta BPJS Ketenagakerjaan Tak Hanya Sekadar Urus Klaim tapi Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Ia menjelaskan, langkah ini akan dijalankan melalui mekanisme pasar dan bukan paksaan, dengan merancang insentif yang menarik agar dana tersebut tidak lagi keluar negeri.

“Jadi kita akan menjaga itu dengan memberikan insentif yang menarik, sehingga mereka nggak usah capek-capek kirim dolarnya ke luar,” tambahnya.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga12 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita32 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita39 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending