Berita
Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya jadi Tersangka Dugaan Korupsi Uang Pakan Rp10,2 M
Mantan Dirut Kebun Binatang Surabaya Choirul Anwar jadi tersangka korupsi pakan hewan dengan kerugian negara mencapai Rp10,2 miliar.
Jawa Timur, MPN Indonesia 24 Juli 2026 - Mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS), Choirul Anwar, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pakan hewan dengan nilai kerugian negara mencapai Rp10,2 miliar.
Penetapan tersangka dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada Selasa (21/7), berdasarkan hasil penyidikan terkait pengelolaan keuangan Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya periode 2016–2024 di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam perkara ini, penyidik menemukan dugaan penyalahgunaan kewenangan, termasuk penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan, pengeluaran fiktif, hingga kepentingan pribadi.
Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, I.G. Punia Atmaja, menyampaikan bahwa penetapan tersangka terhadap Choirul Anwar dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor KEP-863/M.5/Fd.2/07/2026.
“Tersangka CA diduga menggunakan anggaran perusahaan untuk pengeluaran yang tidak sesuai peruntukan, pengeluaran fiktif, hingga kepentingan pribadi yang bersangkutan,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kejati Jatim pada Jumat (24/7).
Dalam pengembangan kasus korupsi tersebut, penyidik juga mengungkap bahwa Choirul Anwar diduga memerintahkan Kepala Departemen Accounting & Finance berinisial STN untuk mencairkan dana perusahaan serta membuat dokumen pertanggungjawaban fiktif.
Selain itu, pada periode 2023–2024, Direktur Keuangan berinisial MN disebut turut menyetujui pengeluaran kas yang tidak sah.
Kerugian negara dalam perkara korupsi pakan ini berdasarkan perhitungan sementara BPKP Provinsi Jawa Timur mencapai Rp10.209.664.735,60.
Dampak Dugaan Korupsi terhadap Pengelolaan KBS
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyebut dugaan penyimpangan yang dilakukan Choirul Anwar berdampak pada menurunnya kualitas pengelolaan Kebun Binatang Surabaya.
Kondisi yang ditemukan meliputi fasilitas yang kotor dan rusak, serta satwa yang tampak kurang sehat, kurus, hingga mati karena tidak mendapatkan perawatan memadai.
Untuk kepentingan penyidikan, Choirul Anwar ditahan selama 20 hari di Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, terhitung sejak 21 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Penyidik menyatakan masih terus mengembangkan kasus korupsi tersebut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam pengelolaan keuangan Kebun Binatang Surabaya.
Kondisi Satwa dan Sistem Pakan Saat Ini
Di tengah proses hukum yang berjalan, pihak manajemen Kebun Binatang Surabaya menyatakan kondisi satwa tetap terjaga.
Kepala Seksi Humas KBS Lintang Ratri Sunarwidhi menyatakan bahwa pemberian pakan tidak mengalami kendala dan tetap berjalan sesuai standar kebutuhan satwa.
“Dan sampai saat ini alhamdulillah Kebun Binatang Surabaya dalam kondisi baik-baik saja dan tidak terpengaruh dengan berita-berita yang tadi malam telah dirilis oleh kejaksaan,” kata Lintang, Rabu (22/7).
Lintang menjelaskan bahwa sistem pemberian pakan dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi dan sore, dengan pengawasan rutin terhadap kecocokan pakan dan kondisi satwa.
“Kalau makan sore paginya masih ada sisa, sisa itulah yang akan jadi indikasi bahwa satwa tersebut pertama apakah bosan dengan pakannya, apakah satwa tersebut enggak suka dengan pakannya atau apakah dalam kondisi yang kurang enak badan, sehingga dapat diketahui indikasi-indikasi tersebut,” jelasnya.
Menurut pihak pengelola, perawatan satwa saat ini telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing hewan, termasuk usia, berat badan, dan kebutuhan nutrisi.
Sistem ini berbeda dengan pola pengelolaan sebelumnya saat Kebun Binatang Surabaya masih berstatus Perusahaan Daerah Taman Satwa di bawah kepemimpinan Choirul Anwar.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
