Connect with us

Berita

Hore! Airlangga Usul Pekerja WFA pada 29-30 Desember 2025

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengusulkan penerapan kebijakan WFA bagi seluruh pekerja di Indonesia pada 29–31 Desember 2025.

Logompn

Published

on

Airlangga hartarto usul pekerja wfa pada 29 30 desember 2025
Airlangga Hartarto Usul Pekerja WFA pada 29-30 Desember 2025 | Gambar: Instagram/@airlanggahartarto_official

MPN Indonesia 17 Desember 2025 - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengusulkan penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi seluruh pekerja di Indonesia pada 29–31 Desember 2025.

Usulan ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (15/12), di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan sejumlah menteri lainnya.

Airlangga menjelaskan bahwa usulan ini bertujuan untuk mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, yang bertepatan dengan libur sekolah.

“Kami usulkan karena ada tanggal 29, 30 dan 31 yang di antara libur, kami usul untuk work from anywhere and everywhere, karena keluarga nggak bergerak kalau orang tuannya, ayahnya nggak jalan. Jadi ini kami usulkan,” ujarnya seperti dikutip MPN Indonesia dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/12).

Kebijakan Diskon Transportasi Nataru

Selain usul WFA, Airlangga juga memperkirakan jumlah perjalanan masyarakat selama periode Nataru akan melebihi 100 juta, melampaui angka pergerakan saat Lebaran sebelumnya yang mencapai 104 juta perjalanan.

Pemerintah pun menyiapkan berbagai insentif untuk mendukung mobilitas tersebut, termasuk pemberian diskon transportasi.

Diskon yang disiapkan mencakup tiket kereta api hingga 30 persen, tiket kapal laut Pelni hingga 20 persen, layanan kapal ASDP hingga 19 persen, dan tiket pesawat sebesar 13–14 persen.

Seluruh diskon ini berlaku pada periode 20 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 sebagai bagian dari kebijakan publik untuk mendukung kelancaran arus mobilitas selama libur panjang.

Target Transaksi Harbolnas dan EPIC Sale

Selain mobilitas, pemerintah juga menargetkan peningkatan konsumsi melalui belanja digital.

Baca Juga:  Prabowo Beri Amnesti ke Penghina Jokowi yang Kena UU ITE

Airlangga menyampaikan bahwa pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang digelar pada 10–16 Desember 2025, pemerintah menargetkan transaksi sebesar Rp35 triliun.

Harbolnas diperkirakan menyumbang 30 persen dari total transaksi e-commerce nasional.

Untuk mendukung konsumsi lebih lanjut, program Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale juga digelar dengan target transaksi mencapai Rp30 triliun.

Kedua program ini merupakan bagian dari strategi kebijakan pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi domestik selama akhir tahun.

(AKM/NID/RAD)

Trending