Connect with us

Berita

Tumpukan Sampah Ditutup Terpal, Wali Kota Tangsel: Cuma Sementara

Wali Kota Tangerang Selatan meminta maaf atas penumpukan sampah di flyover Ciputat dan menyatakan bahwa penutupan sampah dengan terpal hanya bersifat sementara.

Logompn

Published

on

Tumpukan sampah di tangsel ditutup terpal
Tumpukan Sampah di Tangsel Ditutup Terpal | Gambar: Kolase Instagram/@tangsel.life

Banten, MPN Indonesia 17 Desember 2025 - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menutup tumpukan sampah di bawah flyover Ciputat dengan terpal sebagai penanganan sementara.

Penutupan ini dilakukan menyusul penumpukan sampah yang terjadi akibat terganggunya proses pengangkutan imbas penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Banten.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, pun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Terima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat terkait tumpukan sampah di kawasan flyover Ciputat. Saya memahami betul dan merasakan keresahan warga karena persoalan sampah menyangkut langsung kenyamanan dan kesehatan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/12).

Ia menegaskan bahwa penutupan dengan terpal dan penyemprotan antibau hanya bersifat sementara guna mengurangi dampak bau serta gangguan lingkungan.

“Penutupan dengan terpal dan penyemprotan antibau hanya bersifat sementara untuk mengurangi bau dan dampak lingkungan. Dalam jangka pendek, sampah di lokasi tersebut saat ini sudah dilakukan pengangkutan secara bertahap,” katanya.

Penataan di TPA Cipeucang

Penumpukan sampah di sejumlah titik, termasuk di kawasan Serpong dan Ciputat, terjadi karena sejumlah armada pengangkut tidak dapat beroperasi normal selama masa penataan TPA Cipeucang.

Saat ini sejumlah upaya tengah dilakukan di TPA Cipeucang, termasuk penataan landfill 3 menggunakan metode terasering di anak Kali Cipeucang untuk mencegah longsor.

Selain itu, pembangunan bronjong di landfill 3, pembukaan akses jalan menuju landfill 4, serta pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan material recovery facility (MRF) juga tengah dilakukan di wilayah tersebut.

Benyamin menyatakan bahwa persoalan sampah membutuhkan kerja sama semua pihak dan mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga:  Polres Tangsel Bongkar 8 Kasus Kekerasan Seksual Anak & Perempuan, 10 Tersangka Diringkus

“Saya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah di tempat yang tidak semestinya,” tuturnya.

Pemerintah Kota Tangsel berkomitmen untuk segera menindaklanjuti persoalan ini secara cepat dan terukur.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan saat ini fokus pada aksi cepat dan terukur untuk memulihkan keadaan dan membangun sistem yang lebih tangguh ke depannya,” ujar Benyamin.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending