Berita
Jelang Operasi Ketupat 2025, Korlantas dan Jasa Raharja Survei Jalur Bopuncur
Korlantas Polri dan Jasa Raharja survei jalur wilayah Bogor, Puncak, dan Cianjur (Bopuncur) untuk persiapan Operasi Ketupat 2025, antisipasi lonjakan arus mudik Lebaran.
Jawa Barat, MPN Indonesia 22 Februari 2025 - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama PT Jasa Raharja melakukan survei jalur di wilayah Bogor, Puncak, dan Cianjur (Bopuncur), Jawa Barat, pada Rabu (19/2).
Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2025 yang bertujuan memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Dalam kegiatan ini, tim survei memeriksa kondisi jalur serta mengidentifikasi titik rawan kecelakaan dan kepadatan lalu lintas.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus utama survei meliputi Simpang Gadog, Megamendung, Pasar Cisarua, dan Taman Safari di wilayah hukum Polres Bogor, serta Pasar Cipanas dan Bundaran Tugu di bawah yurisdiksi Polres Cianjur.
Pemantauan Jalur dan Persiapan Rekayasa Lalu Lintas
Survei ini dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Korlantas Polri serta perwakilan dari PT Jasa Raharja.
“Sejak pagi, kami telah melakukan survei dari Jagorawi menuju Bogor, melanjutkan ke jalur Puncak untuk menerima paparan dari Kasatlantas, kemudian melanjutkan perjalanan ke Sukabumi dan Cianjur. Secara umum, jalan tol masih dalam kondisi terkendali. Inti dari Operasi Keselamatan ini adalah menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, dan lancar,” ujar Irjen Pol Agus saat berada di Sukabumi, dilansir dalam keterangan resmi, seperti dikutip tim Redaski MPN Indonesia, pada Rabu (19/2/2025).
Dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik Lebaran, Korlantas telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan contra flow dan sistem one way di titik-titik strategis.
“Kami tidak menyebutnya sebagai kemacetan, melainkan kepadatan. Perlambatan itu wajar terjadi saat momen Lebaran. Namun, skenario rekayasa lalu lintas yang telah kami siapkan cukup komprehensif dan telah dikolaborasikan dengan jajaran Kasatlantas Bogor, Cianjur, serta Sukabumi, baik di tingkat kabupaten maupun kota,” jelas Irjen Pol Agus.
Ia menambahkan bahwa koordinasi antarwilayah sangat penting agar strategi pengaturan lalu lintas dapat berjalan efektif tanpa menghambat mobilitas masyarakat.
Penyesuaian Jalur Wisata dan Pengelolaan Parkir
Jalur di wilayah Bogor, Cianjur, dan Sukabumi memiliki sejumlah destinasi wisata yang kerap menjadi tujuan utama masyarakat selama libur Lebaran.
Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas yang diterapkan tidak hanya berfokus pada kelancaran mudik, tetapi juga pengelolaan lalu lintas menuju kawasan wisata, termasuk pengaturan kantong parkir.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan pengelola tempat wisata terkait manajemen parkir, jumlah kendaraan yang dapat ditampung, serta skema buka-tutup jalur menuju kawasan wisata. Masyarakat sekitar juga dilibatkan dalam upaya menciptakan lalu lintas yang tertib dan terkendali,” ungkapnya.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan dan Risiko Bencana Alam
Kakorlantas Polri juga menyoroti potensi lonjakan volume kendaraan di berbagai moda transportasi selama masa mudik Lebaran.
Kepadatan diprediksi terjadi tidak hanya di jalan tol dan jalur arteri, tetapi juga di rest area, terminal, stasiun, hingga pelabuhan penyeberangan.
“Kepadatan kendaraan tidak hanya terjadi di jalan raya, tetapi juga di tempat-tempat transportasi umum seperti ASDP, bandara, terminal, dan stasiun. Selain itu, lonjakan pengunjung juga diperkirakan terjadi di lokasi ibadah, pemakaman, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata,” jelasnya.
Selain arus kendaraan, kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam yang dapat menghambat pergerakan masyarakat dan distribusi logistik selama libur Lebaran.
“Kami juga harus mengantisipasi cuaca ekstrem, banjir, dan tanah longsor yang bisa mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat. Semua potensi risiko ini telah dipetakan dan akan dikelola dengan strategi mitigasi yang tepat,” tambahnya.
Imbauan Keselamatan Berkendara bagi Pemudik
Sebagai bagian dari Operasi Ketupat 2025, masyarakat diimbau untuk memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan mudik.
Korlantas Polri bersama stakeholder berharap masyarakat dapat menyiapkan diri dengan baik, mulai dari kondisi fisik hingga kelayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima serta mengecek kendaraan secara menyeluruh. Pastikan kendaraan laik jalan, perhatikan kondisi ban, bahan bakar, dan perlengkapan darurat lainnya. Selain itu, bagi yang melakukan perjalanan jauh, penting untuk mengatur waktu istirahat yang cukup demi keselamatan selama perjalanan,” pungkas Irjen Pol Agus.
Dengan persiapan matang dan koordinasi lintas sektor, Operasi Ketupat 2025 diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
